WONDAMA, - Di perairan Kampung Yomakan, Distrik Rumberpon, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat ditemukan ikan unik yang dinamai ikan kepala buaya.Peneliti dari Pusat Riset Arkeologi Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hari Suroto menyampaikan, masyarakat setempat mengaku ikan jenis ini sangat jarang dijumpai."Masyarakat setempat mereka menyebut ikan kepala buaya ini sebagai ikan monster," ungkap dia dalam keterangan tertulis, Rabu kemarin.Baca juga: Baru Ditemukan, Spesies Monyet Asal Myanmar Hadapi KepunahanSuroto menjelaskan, ikan kepala buaya atau crocodilefish dalam bahasa ilmiahnya Cymbacephalus Beauforti adalah spesies ikan pipih berwarna abu-abu kecokelatan dengan tanda-tanda hijau fluoresen yang bersilangan di tubuhnya.Menurut Suroto, ikan ini memiliki kepala gepeng mirip kepala buaya, dan berkamuflase di sekitar terumbu karang, siap menyambar mangsa.Secara tiba-tiba ikan kepala buaya akan meluncur cepat ke arah mangsanya, dan menelan langsung karena didukung mulut yang besar."Ikan buaya, Cymbacephalus beauforti merupakan ikan pemburu penyergap yang hidup di dasar laut dan memakan ikan-ikan kecil dan udang dan kepiting kecil," ujar dia.Peneliti yang bertahun-tahun mengeksplorasi Papua ini menyatakan, ikan kepala buaya hidup di perairan dasar berpasir, namun atau terumbu karang pada kedalaman mulai 1-30 meter.Hidup di substrat pasir atau puing-puing terumbu karang yang terlindung atau semi-terbuka hingga kedalaman minimal delapan meter.Baca juga: Ilmuwan Temukan Spesies Baru Laba-Laba Seram yang Bersembunyi di California"Tersamar dengan baik di terumbu karang. Juga ditemukan di terumbu karang dan kawasan bakau pada kedalaman sekitar 1-12 meter," kata Suroto.Persebaran ikan ini hanya di Filipina, Australia, Papua Nugini dan Kaledonia Baru.Temuan ikan kepala buaya di Pulau Rumberpon, menurut dia, menjadi hal yang istimewa, karena menjadi bukti kekayaan perairan Teluk Cenderawasih, Papua.
(prf/ega)
Ikan Kepala Buaya di Teluk Wondama Papua Barat, Dijuluki Ikan Monster
2026-01-12 06:19:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:46
| 2026-01-12 06:42
| 2026-01-12 04:54
| 2026-01-12 04:35










































