6 Bahasa Asing Akan Diajarkan di Sekolah Rakyat, Apa Saja?

2026-01-12 06:49:14
6 Bahasa Asing Akan Diajarkan di Sekolah Rakyat, Apa Saja?
JAKARTA, - Siswa Sekolah Rakyat rencananya akan mendapatkan pelajaran enam bahasa asing sebagai bagian dari kesepahaman antara Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan, pelajaran bahasa asing itu sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia."Kalau untuk kebutuhan pasar luar negeri ya, pemetaannya paling tidak kita bahasa dulu. Bahasa yang mau kita persiapkan adalah Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin, dan mungkin Bahasa Jerman," ujar Mukhtarudin di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Senin .Baca juga: Materi soal Pekerja Migran Akan Diajarkan di Sekolah RakyatMukhtarudin menjelaskan, kemampuan bahasa asing menjadi sangat penting bagi calon pekerja yang ingin bekerja di luar negeri.Apalagi permintaan tenaga kerja dari negara-negara Eropa juga semakin tinggi dan membutuhkan kemampuan bahasa sebagai alat komunikasi.Bahkan, Bahasa Portugis juga direncanakan akan menjadi mata pelajaran untuk siswa di Sekolah Rakyat seperti arahan Presiden Prabowo Subianto."Mulai banyak permintaan dari negara Eropa dan Barat dan Eropa Timur. Jadi, kita akan mengisi itu, ya. Mungkin Presiden sempat juga sebut kita tentang Portugal. Kemungkinan kita juga akan membicarakan lebih teknis tentang pembelajaran bahasa Portugis," ujar Mukhtarudin.Baca juga: Gus Ipul Bantah Siswa Sekolah Rakyat Bangun Tidur Pukul 03.30Kemampuan bahasa asing, kata Mukhtarudin, dapat membuka kesempatan warga negara Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri.Setelah menguasai kemampuan berbahasa asing, fokus selanjutnya adalah pelatihan dan sertifikasi keterampilan kerja."Antara pelatihan, sertifikasi dan kompetensi, dengan penempatan itu nanti jadi satu link and match. Jadi tidak parsial. Yang dilatih siapa, apa, kompetensinya apa, ditempatkan di negara mana, sektornya apa," ujar Mukhtarudin."Jadi, nanti pasti akan kita bicarakan secara teknisnya dengan Kementerian Sosial," sambungnya.Baca juga: Menteri PANRB Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tidak Hanya Belajar dari Buku, tapi Membangun Karakter SDM Indonesia ke DepanSementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa pelajaran bahasa asing akan menjadi bekal bagi para siswa Sekolah Rakyat."Khususnya yang ingin bekerja di luar negeri, tentu ada pendidikan tambahan, khususnya bidang bahasa. Nah, dalam urusan ini, yang paling mengerti Pak Menteri KP2MI dan jajaran," ujar Gus Ipul.


(prf/ega)