— Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menegaskan, pembangunan Mess Patriot merupakan langkah strategis dalam menghadirkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu mendorong transformasi transmigrasi secara nyata dan berkelanjutan. Mess Patriot dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi penerima beasiswa S2 Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot dari tujuh universitas terbaik di Indonesia.Para penerima beasiswa akan belajar langsung di kawasan transmigrasi agar mampu menghasilkan solusi dan kebijakan yang berdampak nyata.Hal itu disampaikan Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat meninjau rencana lokasi pembangunan Mess Patriot di Kawasan Transmigrasi Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis .“Program Patriot menghubungkan dunia kampus dengan kondisi lapangan (kawasan transmigrasi),” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin . Baca juga: Di Sekolah Pimpinan HMI, Wamentrans Viva Yoga Sosialisasikan Tujuan TransmigrasiIftitah menegaskan, Kementrans ingin para patriot menjadi penggerak pembangunan, bukan sekadar pengamat. “Transmigrasi masa kini berfokus pada pembangunan ekosistem ekonomi baru berbasis pendampingan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” katanya. Dia berharap, patriot dapat memastikan masyarakat siap kerja dan menjadi tuan rumah pembangunan di wilayahnya. Lebih lanjut, Iftitah menjelaskan pendekatan baru dalam transmigrasi yang tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi membangun ekosistem ekonomi baru melalui kehadiran SDM yang benar-benar memahami kondisi lapangan. Dengan demikian, program Patriot dirancang agar para pesertanya bukan hanya belajar teori, tetapi menyaksikan langsung tantangan masyarakat.Baca juga: Akademisi Undip Dorong 3 Pilar Transformasi Transmigrasi untuk Percepatan Pembangunan Daerah“Para patriot akan hidup di lingkungan masyarakat, melihat seperti apa tantangan kemiskinan. Dari situlah mereka menghasilkan solusi yang bukan hanya berbentuk rekomendasi tertulis, tetapi aksi nyata,” jelasnya. Iftitah menyebutkan, mess atau Kampus Patriot akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sehingga masyarakat lokal siap kerja dan tidak tertinggal ketika investasi masuk. Dia mengatakan, Kampus Patriot akan menjadi talent pool (kumpulan bakat) bagi generasi muda pilihan dari seluruh Indonesia. Menurutnya, seleksi peserta tidak hanya mengandalkan tes biasa, tetapi mempertimbangkan rekam jejak pengabdian calon peserta.“Kami membuka kesempatan bagi semua anak bangsa. Rekomendasi dari para tokoh daerah juga kami pertimbangkan agar calon patriot benar-benar memiliki rekam jejak yang memberi keyakinan bahwa dampaknya akan nyata bagi masyarakat,” jelasnya.Baca juga: Transmigrasi Bertransformasi, Program 5T Jadi Strategi Pemerataan dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
(prf/ega)
Tinjau Pembangunan Mess Patriot, Mentrans: Penguatan SDM Unggul Jadi Kunci Sukses Transformasi Transmigrasi
2026-01-11 14:54:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:24
| 2026-01-11 14:26
| 2026-01-11 14:04
| 2026-01-11 13:53
| 2026-01-11 13:49










































