Murid SD Meninggal Diduga Akibat "Bullying" di Pekanbaru, Orangtua Lapor Polisi

2026-01-12 23:38:51
Murid SD Meninggal Diduga Akibat
PEKANBARU, - Orangtua dari seorang murid SD yang meninggal dunia diduga akibat bullying, melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pekanbaru, Riau, pada Selasa .Kedua orangtua korban, yang diwakili kuasa hukumnya, Suroto, datang untuk melapor dengan membawa selembar foto almarhum anak mereka, berinisial MAR (13).Suroto menjelaskan, laporan ini dibuat untuk mengungkap penyebab kematian murid kelas VI SDN 108 Pekanbaru."Kami merasa perlu melapor karena beberapa hari ini beredar informasi yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan," ujarnya.Baca juga: Siswa SD di Pekanbaru Tewas Diduga karena Bullying, Keluarga Bantah Ada Riwayat Sakit JantungSuroto mengungkapkan, pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 108 Pekanbaru membantah adanya perundungan dan menyatakan korban meninggal akibat penyakit bawaan, yakni jantung dan rematik.Namun, keluarga korban menegaskan, anak mereka tidak memiliki penyakit bawaan."Adanya kebocoran jantung dua titik dan paru-paru bocor, itu yang disampaikan pihak dokter, ini akibat adanya peristiwa bullying," jelas Suroto.Dalam laporan tersebut, tidak ada terlapornya. "Orangtua korban hanya menceritakan apa yang dialami oleh anaknya. Langkah selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian," tambahnya.Suroto menyatakan, mereka telah menyiapkan saksi yang dapat memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut, termasuk saksi yang juga merupakan korban bullying oleh orang yang sama."Kita hanya menyampaikan bahwa bullying benar terjadi, dan kami bisa ajukan saksi yang juga pernah menjadi korban," ujarnya.Baca juga: Murid SD di Pekanbaru Meninggal Diduga karena Bullying, Pihak Sekolah: Kami Tak Tahu Ada KekerasanSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru akan menyelidiki penyebab kematian murid SD tersebut."Kita turunkan tim Unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama Konseling serta menggandeng KPAI," ujar Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra.Bery menekankan, penanganan kasus ini dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur perlindungan anak, mengingat kasus ini melibatkan anak di bawah umur."Yang jelas nanti akan kita sampaikan perkembangannya. Kita selidiki dulu," jelasnya.Sebagaimana diberitakan, murid kelas VI SDN 108 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Riau, meninggal dunia diduga akibat bullying pada Minggu .Korban, berinisial MAR, dilaporkan meninggal setelah diduga dibully oleh teman sekelasnya.Sebelum meninggal, korban sempat menceritakan kepada ibunya bahwa ia ditendang di kepala oleh teman sekolahnya saat belajar kelompok.Akibatnya, korban diduga mengalami lumpuh otak hingga meninggal dunia. Pihak keluarga telah menunjuk kuasa hukum untuk menangani kasus ini.


(prf/ega)