Finalisasi I-EU CEPA, Kadin Siap Perluas Akses Ekspor ke Eropa

2026-01-11 14:24:51
Finalisasi I-EU CEPA, Kadin Siap Perluas Akses Ekspor ke Eropa
JAKARTA, - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memastikan kesiapan dunia usaha untuk memanfaatkan peluang baru di pasar Eropa.Ini setelah kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) disepakati pada Juli 2025 lalu. Kesepakatan tersebut dinilai membuka babak baru penguatan ekspor Indonesia ke salah satu pasar terbesar dunia.Baca juga: IEU-CEPA Diharapkan Perkuat Daya Saing dan Perdagangan RI-EropaPIXABAY/AWADPALESTINE Ilustrasi ekspor. Ekspor China ke Amerika Serikat (AS) turun tajam sebesar 33 persen pada Agustus 2025, di tengah melambatnya pertumbuhan perdagangan luar negeri Negeri Tirai Bambu.Komitmen ini disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia, Bernardino M. Vega.Ia mengatakan kesepakatan tersebut merupakan capaian penting setelah proses negosiasi yang berlangsung bertahun-tahun."Kesepakatan ini menandai komitmen bersama untuk membangun kemitraan ekonomi yang lebih seimbang, strategis, dan berorientasi masa depan,” ujar Dino lewat keterangan pers, Sabtu .Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas penetrasi ekspor produk unggulan, mulai dari alas kaki, furnitur, produk industri biohazard, hingga mineral. Adapun Uni Eropa merupakan salah satu pasar besar di dunia.Baca juga: Tarif Impor Nol Persen I-EU CEPA Berlaku Tahun Depan, Target Penerimaan Bea Masuk 2026 Turun“Indonesia berpotensi menjadi pemasok yang andal, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi," paparnya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Perjanjian Luar Negeri Kadin Indonesia, Pahala Nugraha Mansury, turut menegaskan bahwa penyelesaian CEPA bukan akhir, melainkan awal dari hubungan ekonomi yang lebih kuat antara Indonesia dan Uni Eropa.“Finalisasi CEPA bukan titik akhir. Ini justru menjadi landasan untuk membangun aliansi yang lebih mendalam dan strategis,” ucap Pahala.


(prf/ega)