Erupsi Gunung Semeru, Bandara YIA Lakukan Paper Test Abu Vulkanik, Penerbangan Normal

2026-01-16 00:07:53
Erupsi Gunung Semeru, Bandara YIA Lakukan Paper Test Abu Vulkanik, Penerbangan Normal
KULON PROGO, - Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan serangkaian paper test abu vulkanik usai erupsi Gunung Semeru pada Rabu, 19 November 2025.Operasional di Bandara YIA dipastikan berjalan normal.Pihak bandara telah melakukan serangkaian paper test, hasilnya tidak ditemukan abu vulkanik di udara bandara.Anita Herawati, Head of Branch Communication and CSR Department Bandara YIA, menyampaikan bahwa seluruh penerbangan di bandara berlangsung lancar tanpa gangguan.Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, KAI Daop 9 Jember Cek Jalur Kereta Terdekat dengan Semeru“Sehubungan dengan erupsi Gunung Semeru kemarin, kami pastikan operasional penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta tetap normal dan aman,” ujar Anita melalui pesan berantai, Kamis .Untuk memastikan keselamatan, pihak bandara telah melakukan serangkaian paper test melalui unit PKP-PK dan AMC pada beberapa rentang waktu, yakni 04.10–05.15 WIB, 05.15–06.15 WIB, 06.30–08.25 WIB, dan 10.05–12.02 WIB.Hasil pengujian menunjukkan negatif atau tidak ditemukan abu vulkanik di udara Bandara YIA.Hal ini berarti kondisi aman bagi penerbangan dan tidak ada dampak signifikan dari abu vulkanik Semeru.Baca juga: 178 Pendaki yang Terjebak di Gunung Semeru Dipastikan Aman, Evakuasi Masih BerlangsungMeski begitu, Bandara YIA mengimbau seluruh penumpang untuk tiba lebih awal dan memeriksa jadwal penerbangan secara berkala dengan maskapai masing-masing.“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memastikan jadwal penerbangan dan datang lebih awal ke bandara,” tambah Anita.Baca juga: YIA Jadi Bandara Penerbangan Haji, Layani 26 Kloter dan Terapkan Skema Hotel BubblePT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara menegaskan bahwa protokol keselamatan tetap dijalankan secara konsisten, termasuk pemantauan lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan dari erupsi gunung.Dengan langkah mitigasi yang dilakukan, Bandara YIA berhasil mempertahankan operasional penerbangan aman dan lancar.Baca juga: Penjelasan PT Railink soal Mogoknya Kereta Bandara YIA, Bikin Calon Penumpang Pesawat PanikPihak bandara menekankan bahwa pemantauan akan terus dilakukan agar keselamatan penumpang dan staf tetap terjaga.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-15 21:43