Bupati Aceh Tamiang Menangis Lihat Kondisi Pascabencana: Bagaimanapun Saya Bagian dari Warga...

2026-01-17 01:58:21
Bupati Aceh Tamiang Menangis Lihat Kondisi Pascabencana: Bagaimanapun Saya Bagian dari Warga...
ACEH, - Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengaku tak kuasa menahan tangis ketika melihat langsung kondisi wilayah dan warganya pascabencana yang melanda akhir November 2025 tersebut.Armia menegaskan, dirinya adalah bagian dari masyarakat yang terdampak, sehingga merasakan betul duka dan kesulitan warganya.“Saya kadang-kadang melihat kondisi pada siang hari dan baru saya menangis, terus terang saja bapak, bagaimanapun juga saya adalah bagian dari mereka,” ujar Armia dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa .Oleh karena itu, Armia pun memastikan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab untuk melaksanakan tugas pemulihan pascabencana.Baca juga: Bupati Aceh Tamiang Sebut Listrik hingga Sinyal Internet Sudah MenyalaMenurut Armia, komitmen untuk tetap berada di garis depan pemulihan adalah tanggung jawab moral yang tidak bisa ditinggalkan.“Saya kadang-kadang berjalan kaki maupun naik sepeda motor, walaupun orang entah apa yang mereka sampaikan kepada kami, kami tidak ada masalah. Kami tetap ada di tengah masyarakat kami, dan kami tidak pernah lari. Kami ada untuk mereka demi untuk membantu mereka,” tutur Armia.Armia pun kemudian menyinggung latar belakang dirinya yang berstatus pensiunan jenderal polisi.Oleh karena itu, dirinya sudah terbiasa tegak lurus dalam menjalankan tugas dan tidak ada meninggalnya dalam kondisi apa pun.“Mimpi saya adalah, saya pensiunan jenderal, tidak mungkin saya lari dari tanggung jawab ini. Saya tetap tegak lurus dan saya akan pantau terus dalam enam bulan ini agar semua tuntas, sehingga nanti bapak pimpinan bisa melihat bagaimana perubahan yang akan terjadi,” jelas Armia.Baca juga: Aceh Tamiang Usai Banjir: 4.839 Rumah Hilang, Beberapa Desa Betul-betul RaibPernyataan itu disampaikan Armia setelah menjelaskan kondisi terkini wilayah Aceh Tamiang pascabencana dan upaya yang dilakukan.Tercatat, 4.839 rumah warga hilang dan lebih dari 33.000 lainnya rusak.Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan usulan pembangunan hunian sementara dan tetap bagi warga.“Kami sudah menyiapkan untuk pembangunan huntara dan huntap, baik itu tanah yang merupakan aset pemerintah daerah dan juga kami juga sudah menyurati beberapa perusahaan HGU,” ujarnya.Di samping itu, pemerintah daerah telah mengusulkan estimasi kebutuhan hidup harian masyarakat terdampak, terutama untuk pemenuhan sembako selama enam bulan ke depan.“Kemudian kami laporkan juga bahwa kami sudah mengusulkan estimasi untuk kehidupan sehari-hari masyarakat kami, terutama dalam sembako,” ujar Armia.Dia menyebutkan, perhitungan tersebut mencakup kebutuhan beras, minyak goreng, telur, dan bahan pokok lainnya untuk periode Januari hingga Juni.Baca juga: Aceh Tamiang Butuh Banyak Alat Berat, 216 Desa Masih Tertimbun Lumpur“Karena ini penting sekali kita berhitung, karena saya sudah melihat kebutuhan masyarakat yang terimbas ini cukup parah sehingga kehidupan mereka memprihatinkan,” kata Armia.Oleh karena itu, dia pun berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk kebutuhan hidup bagi masyarakat terdampak.“Jadi, bapak pimpinan, harapan kami adalah demikian. Jika bisa ada jatah hidup untuk mereka, karena imbas ekonomi juga berat,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 02:15