Pintu Tol Tarumajaya Dibuka, Pacu Pertumbuhan Simpul Logistik Marunda

2026-01-11 03:32:52
Pintu Tol Tarumajaya Dibuka, Pacu Pertumbuhan Simpul Logistik Marunda
JAKARTA, - Kawasan industri Marunda Center resmi memasuki babak baru transformasinya menjadi sebuah kota industri terintegrasi dengan peresmian gerbang utama Marunda City yang terhubung langsung dengan Pintu Tol Tarumajaya.Direktur Utama PT Multikarya Hasilprima sekaligus Presiden Direktur Marunda Center, Iwan Yuswanto Djunaedi, menegaskan, infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik."Akses langsung ke Tol Tarumajaya akan mempercepat mobilitas distribusi barang keluar-masuk kawasan. Gerbang ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol transformasi Marunda Center menuju Marunda City," ujar Iwan kepada Kompas.com, Senin .Baca juga: Laba Bersih Modernland Melesat 367 Persen Didukung Kawasan IndustriMarunda Center kini mengusung konsep Marunda City, sebuah kota industri terintegrasi yang dirancang untuk menggabungkan berbagai fungsi vital dalam satu ekosistem seluas 600 hektar.Konsep ini mencakup kawasan industri, pelabuhan, pusat logistik, komersial, dan hunian. Ke depan, ekosistem ini akan dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, serta ruang publik.Iwan menjelaskan, Marunda City diproyeksikan sebagai katalis investasi lokal dan internasional, serta pusat pertumbuhan ekonomi baru yang harmonis dan berkelanjutan di wilayah Bekasi Utara.Untuk mendukung konsep terintegrasi ini, Marunda City menawarkan beragam produk properti industri, termasuk Standard Factory Building (SFB), Boutique Office, dan gudang sewa dengan total Net Leasable Area (NLA) 20 hektar, serta kavling industri siap bangun.Kunci dari transformasi Marunda City adalah penguatan konektivitas logistik yang tak tertandingi di kawasan tersebut.Baca juga: Kemenko IPK Kebut RPP Kereta Cepat Demi Kemandirian Industri PerkeretaapianGerbang utama yang baru dibuka ini terhubung langsung dengan ruas Tol Cibitung–Cilincing, yang merupakan bagian vital dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.Jaringan tol yang diresmikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada September 2022, ini secara strategis menempatkan Marunda City sebagai simpul logistik yang menghubungkan timur dan barat Jabodetabek.Konektivitas ini tidak hanya mempercepat akses jalan darat, tetapi juga didukung oleh pembangunan pelabuhan fase kedua di kawasan tersebut.Peningkatan kapasitas bongkar muat pelabuhan ini dirancang untuk mendukung sektor logistik dan hilirisasi CPO, yang menjadi salah satu fokus pengembangan kawasan.Integrasi jalan tol dan pelabuhan menciptakan rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan.Pengembangan Marunda City ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.Iwan mengungkapkan, efek berganda dari pertumbuhan tenant sudah terlihat, mulai dari peningkatan Pendapatan Pajak dan BPHTB, penyerapan ratusan tenaga kerja konstruksi, hingga pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di sekitar kawasan.Baca juga: Investor China Bikin Kawasan Industri di Subang MeledakDalam menghadapi era Industri 4.0, pengembang juga menyiapkan infrastruktur masa depan.Kawasan ini telah dilengkapi utilitas dasar berstandar tinggi (listrik, air bersih, pengolahan limbah terpadu) dan secara spesifik sedang menyiapkan infrastruktur IoT (Internet of Things) dan backbone internet sebagai fondasi pengembangan kota industri modern dalam 5–10 tahun ke depan.Melalui pembukaan gerbang utama ini, GM Marketing Marunda City, Ehlis, menegaskan, kawasan ini memadukan industri, komersial, dan residensial, sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Bekasi Utara dan nasional.


(prf/ega)