Buntut Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho Tewas, 2 Anggota Polisi Diperiksa Propam

2026-01-12 07:36:57
Buntut Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho Tewas, 2 Anggota Polisi Diperiksa Propam
Jakarta - Alex Iskandar, tersangka penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6), ditemukan meninggal dunia di Ruang Konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Diduga, Alex mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.Terkait hal ini, Kasi Propam Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Agung Ariyanto, mengatakan pihaknya telah memeriksa dua anggota polisi yang saat itu piket di Ruang Konseling."Terkait bunuh diri ini, kami sudah memeriksa dua personel yang saat itu piket," kata Bayu kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin .AdvertisementSementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan kematian tersangka pastinya akan didalami Propam."Pastinya akan didalami oleh Propam, mari kita beri ruang untuk mendalami hal tersebut," singkat dia.Sebelumnya, Polisi memastikan tersangka mengakhiri hidupnya dengan menggunakan celananya sendiri.Keterangan itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Dia kemudian menjelaskan bagaimana celana bisa digunakan tersangka untuk melakukan bunuh diri."Pada saat di ruangan konseling, bahan yang digunakan untuk gantung diri ialah menggunakan celana. Jadi, dia menggunakan celananya dia," kata Budi Hermanto saat konferensi pers, Senin .Dia menceritakan, Alex meminta izin ke toilet dan mengaku telah buang air di celana sekitar pukul 06.00 WIB.Saat itu tersangka memang hanya diperbolehkan memakai celana pendek yang diberikan penyidik. Karena celana itu kotor, Alex meminta diganti dengan celana panjang.Setelah kembali ke ruang konseling, Alex dibiarkan menunggu pemeriksaan medis yang dijadwalkan pagi harinya.Dalam rentang waktu antara 06.30 hingga sekitar 08.00–09.00 WIB, seorang saksi berinisial G yang merupakan saksi kunci dalam kasus ini melihat Alex dalam keadaan tergantung."Pada saat di ruangan konseling, lebih kurang berkisar dari pukul 06.30 sampai dengan 08.00 atau jam 09.00 pagi, ditemukan oleh rekannya tadi, yaitu inisial G, melalui saksi kunci dilihat dari pintu itu ada bilah kaca di tengah melihat tersangka sudah dalam posisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri," katanya.


(prf/ega)