Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar pembangunan tanggul pengaman pantai yang membentang di sepanjang pesisir Jakarta dilanjutkan. Adapun tanggul pengaman pantai merupakan bagian dari proyek pengembangan terpadu pesisir ibu kota negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A.Panjang tanggul pengaman pantai yang harus dibangun mencapai 28,279 kilometer. Dari jumlah tersebut, Pemprov DKI Jakarta baru menyelesaikan 11,770 kilometer atau sekitar 41,7 persen, sementara 16,509 kilometer lainnya masih belum terealisasi.Proyek tanggul laut ini merupakan bagian dari upaya mengendalikan banjir rob, serta melindungi kawasan pesisir Jakarta Utara dari ancaman abrasi dan kenaikan muka air laut. Pada 2026, Pramono ingin Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk melanjutkan pembangunan tanggul pengaman pantai. Advertisement“Pekerjaan yang saya minta untuk dilanjutkan, yang pertama adalah segmen Asahimas panjang 1,2 kilometer, segmen Ancol Barat Seafront sepanjang 0,8 kilometer, Tanggul Mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 km,” kata Pramono di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin . Secara rinci, klaster pembangunan tanggul pengaman pantai berada di delapan lokasi yakni Kamal Muara, Muara Angke, Pluit, Muara Baru-Pantai Timur, Sunda Kelapa, Ancol, Marunda, Tanjungan. Di Kawasan Kamal Muara, pembangunan telah rampung dari total target sepanjang 0,765 kilometer. Di Muara Angke, dari target 5,265 kilometer baru 1,802 kilometer yang berhasil dibangun, sehingga masih tersisa 3,463 kilometer.
(prf/ega)
Rentan Banjir Rob, Pramono Minta Pembangunan Tanggul di Pesisir Jakarta Dilanjutkan
2026-01-12 03:37:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:35
| 2026-01-12 02:18
| 2026-01-12 02:02
| 2026-01-12 01:52
| 2026-01-12 01:34










































