Bangunannya Buat Penasaran, Jerome Polin Bongkar Biaya Sekolah di Tzu Chi School

2026-01-12 09:17:13
Bangunannya Buat Penasaran, Jerome Polin Bongkar Biaya Sekolah di Tzu Chi School
JAKARTA, - Selalu dibuat penasaran dengan Tzu Chi School karena bentuk bangunannya, kreator konten Jerome Polin terkejut setelah tahu biaya sekolah di sana.Pertama masuk ke sekolah ini, Jerome sudah dibuat takjub dengan hall yang sering terlihat dari luar seperti bangunan megah."Aku penasaran banget dari dulu karena setiap kali lewat, gede banget dari luar," kata Jerome di YouTube Nihongo Mantappu, dikutip Kamis ."Kayak lagi enggak berada di Indonesia," ujar Jerome di konten Nihongo Mantappu, dikutip Jumat .Baca juga: Akhirnya Lulus Kuliah, Judul Skripsi Jerome Jadi SorotanSekolah yang juga menjadi tempat anak-anak Ruben Onsu menimba ilmu itu memiliki banyak fasilitas.Selain hall, sekolah ini juga memiliki stadium, kolam renang dengan panjang 50 meter untuk siswa SMP dan SMA, mini playground dan kolam renang untuk siswa SD.Selain pelajaran seperti sekolah pada umumnya, siswa siswi di sekolah ini juga mendapat pelajaran lain yang disebut 'Ren Wen' atau humanistic value.Diantaranya seperti belajar memasak, membersihkan, peningkatan kemampuan diri seperti kelas merangkai bunga, kaligrafi hingga tea ceremony.Baca juga: Selalu Dapat Nilai di Atas 90, Jerome Polin: Motivasinya BeasiswaSekolah juga mengajarkan anak untuk melakukan kegiatan amal, dengan berjualan, di mana laba yang didapat nanti akan disumbangkan.Mereka, juga secara bergantian diajarkan untuk melayani teman lain saat menyajikan makan siang."Dan fun fact, ini kayak mirip di Jepang gitu, katanya tadi murid-muridnya yang serve," ucap Jerome dan dibenarkan siswa di sana."Kalau kalian mencari pacar act of service, nah," kata Jerome sambil bergurau.Baca juga: Tunjangan Beras DPR Rp 12 Juta, Jerome Polin: Siapa yang Ngitung Anggarannya? Enggak Masuk AkalSelain itu, baik siswa maupun staf hingga guru wajib mencuci piring mereka sendiri setelah makan siang.Jerome yang melihat kebiasaan itu di sekolah, kembali mengungkap rasa kagumnya."Keren banget, aku kayak wow," kata Jerome.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-12 07:57