Keluarga Anak Korban Tenggelam di Kubangan Balikpapan Serahkan Penanganan Kasus kepada Polisi

2026-01-12 02:44:28
Keluarga Anak Korban Tenggelam di Kubangan Balikpapan Serahkan Penanganan Kasus kepada Polisi
KALTIM, BALIKPAPAN - Polda Kaltim dikabarkan akan memintai keterangan sejumlah pihak terkait dengan peristiwa meninggalnya enam anak di kubangan air pada Senin kemarin.Selain keluarga korban, pihak pengembang kawasan perumahan Grand City juga akan dimintai keterangan.Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto membenarkan rencana pemanggilan ini."Iya," jawab dia singkat ketika dikonfirmasi.Baca juga: Usai Kehilangan Tiga Anak karena Tenggelam di Kubangan, La Ili Trauma Buka Media Sosial La Ili, bapak dari tiga anak korban tenggelam, mengatakan dirinya diminta hadir ke Polda Kaltim untuk memberikan keterangan soal peristiwa nahas tersebut."Besok saya diminta ke Polda untuk memberikan keterangan," ujar dia ditemui pada Kamis .Disinggung soal proses hukum dalam peristiwa yang merenggut nyawa tiga anaknya ini, La Ili mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian."Biar polisi nanti yang menentukan," ujar dia.Pada Rabu kemarin, Yuliyanto mengatakan penyidik masih mengumpulkan informasi untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.Yuliyanto mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait tragedi tersebut.Ia juga belum mengecek apakah sudah ada Laporan Polisi (LP) dari keluarga korban ataupun LP Model A yang dibuat petugas di lokasi kejadian.“Setiap peristiwa apa pun, penyidik atau penyelidik akan mengumpulkan informasi. Informasi itu kemudian dirangkum dan dianalisis apakah terdapat unsur tindak pidana atau tidak,” ujarnya.Menurut dia, apabila ditemukan kelalaian atau unsur pidana terkait enam korban yang meninggal, proses hukum akan tetap dilakukan. “Tentu akan kami proses siapa pun yang bertanggung jawab,” tegasnya.Mengenai status lahan lokasi kejadian di RT 37, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Yuliyanto menyebut laporan awal dari tim Polair yang ikut mengevakuasi korban menyatakan area tersebut berada di wilayah Grand City.Namun, kepastian mengenai kepemilikan lahan masih perlu pemeriksaan lanjutan.


(prf/ega)