DEMAK, - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menganggarkan Rp 5,5 miliar untuk perbaikan drainase.Langkah ini diambil untuk menekan risiko genangan air setelah hujan dan banjir besar yang menerjang wilayah Demak kota pada awal tahun 2024.Pantauan Kompas.com, Selasa , perbaikan drainase berlangsung di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Demak dengan menerjunkan alat berat.Salah satunya di Jalan Pemuda Demak, di kawasan tersebut drainase digali hingga kedalaman 2 meter di bahu jalan yang sebelumnya difungsikan sebagai lahan parkir dan pelataran pertokoan.Baca juga: Sering Dikeluhkan Rusak, Pantura Demak dan Semarang Akhirnya Diperbaiki Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Demak, Naning Prihatiningrum, mengatakan, khusus tahun ini dianggarkan Rp 5,5 miliar untuk pengerjaan drainase di 7 titik."Ada sekitar 5,5 miliar anggaran khusus untuk drainase, ada beberapa titik sekitar 7 kalau tidak salah, yang besar di antaranya Makam Pahlawan sampai Kalicilik," kata Naning, dikonfirmasi Selasa .Adapun pengerjaan drainase besar di wilayah Demak kota kurang lebih sepanjang 1.400 meter.Selain pembangunan drainase di kawasan kota, anggaran saluran air juga dialokasikan ke sejumlah desa, di antaranya Desa Karangrejo, Desa Ngemplak, Desa Sidomulyo, dan Desa Tegal Arum.Baca juga: BMKG Peringatkan Banjir Pesisir di Semarang dan Demak, Ini Jalur AlternatifnyaMenurut Naning, banjir di kawasan Demak kota salah satunya disebabkan oleh daya tampung saluran air yang kurang memadai dan alih fungsi drainase yang tidak semestinya."Ada yang lama difungsikan kembali karena sudah tidak berfungsi, seperti Kalicilik itu kan akhirnya dibuatlah sodetan difungsikan kembali karena sudah tertutup, ada yang tertutup bangunan kemudian jalan, itu artinya dulu sudah ada karena sesuatu dan lainnya," tuturnya.Sebelum melakukan pembangunan drainase, pihaknya telah melakukan pengkajian penyebab banjir di Demak kota di bidang konstruksi."Hasil pemetaan kami setelah kita lakukan studi kasus di konstruksi, apa sih yang menyebabkan banjir salah satunya saluran yang ada tidak berfungsi ataupun saluran yang ada tidak memiliki daya tampung yang sesuai," paparnya.Dia berharap, dengan adanya rehabilitasi pembangunan drainase ini, Demak kota akan terbebas dari banjir dan menambah estetika kawasan kota."Tujuan kita melaksanakan rehabilitasi dan pembangunan drainase untuk pengendalian banjir ya, karena kita tahu akhir-akhir ini Demak kota kan seringkali banjir salah satu penyebabnya adalah daya tampung dan aliran drainase itu sendiri yang kurang fungsi," tutup Naning.Diberitakan sebelumnya, pada awal 2024, banjir di Kabupaten Demak merendam belasan kecamatan dan puluhan ribu orang terpaksa mengungsi akibat rumah kebanjiran.Baca juga: Ribuan Ikan di Sayung Demak Mati, DKP Jateng: Akibat Buangan Lumpur Proyek Tol Semarang
(prf/ega)
Tak Ingin Banjir Terulang, Demak Anggarkan Rp 5,5 M untuk Drainase
2026-01-12 02:26:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:55
| 2026-01-12 02:09
| 2026-01-12 02:06
| 2026-01-12 01:36
| 2026-01-12 01:34










































