Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah mengerahkan 37.910 personel untuk membantu rekonstruksi dan rehabilitasi di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera.Pengerahan tersebut mencakup penambahan 15 batalion, terdiri atas lima batalion zeni dan 10 batalion teritorial pembangunan."(Pelibatan personel TNI) itu akan membantu pemasangan jembatan bailey, kemudian pembuatan huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap), pembersihan lumpur yang ada di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum lainnya," ujar Agus dalam konferensi pers perkembangan penanganan bencana Sumatra di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin .AdvertisementDia menyampaikan, selain dukungan rekonstruksi fisik, TNI juga melaksanakan berbagai tugas kemanusiaan. Mulai dari penyiapan air bersih, evakuasi medis, distribusi logistik, hingga layanan pemulihan trauma bagi masyarakat terdampak.Menurut Agus, hingga saat ini TNI telah menggelar 25 dapur lapangan dan membangun 124 sumur bor yang sudah dapat digunakan masyarakat. Kemudian, mendirikan 42 pos kesehatan, serta membangun 186 unit MCK di wilayah terdampak."Dalam upaya pemulihan konektivitas, TNI juga menyiapkan dan memasang jembatan bailey di sejumlah lokasi," ucap dia.Agus mengatakan, beberapa jembatan yang telah digunakan masyarakat antara lain Jembatan Teupin Mane, Jembatan Teupin Redep, Jembatan Jumpa, Jembatan Matang Bangka, Jembatan Kuta Blang, Jembatan Hamparan Perak, dan Jembatan Anggoli Sibangun. Secara keseluruhan, 32 jembatan bailey telah dibangun dan difungsikan.
(prf/ega)
Panglima TNI Kerahkan 37 Ribu Personel untuk Rekonstruksi dan Rehabilitasi PascaBencana Sumatera
2026-01-11 03:54:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:04
| 2026-01-11 03:48
| 2026-01-11 03:26
| 2026-01-11 02:21
| 2026-01-11 02:03










































