JAKARTA, - Pemerintah Provinsi DKI menanggung biaya perawatan siswa dan guru SDN 01 Pagi Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang ditabrak mobil berstiker Badan Gizi Nasional (BGN), Kamis .Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan korban yang membutuhkan tindakan operasi juga ditanggung Pemprov DKI.“Tadi saya sudah menyampaikan kepada dua Direktur RSUD (Cilincing dan Koja), termasuk kemudian juga kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta,” ucap Pramono setelah meninjau kondisi para korban di RSUD Koja, Jakarta Utara pada Kamis .Baca juga: Tangis Pramono Pecah Saat Jenguk Siswa SD yang Ditabrak Mobil Berstiker BGNPramono menjelaskan peristiwa terjadi ketika mobil pengangkut makanan melaju tak terkendali dan menerobos masuk ke halaman sekolah meski pagar sedang tertutup rapat.Mobil itu menabrak siswa serta guru yang sedang mengikuti kegiatan literasi di lapangan.“Padahal pintunya tertutup, masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, menabrak murid dan guru, dan juga yang ada di sana,” ungkap Pramono.Mobil pengangkut makanan itu memang rutin datang ke sekolah setiap hari.Namun pada hari kejadian, sopirnya baru diganti.“Mobil MBG yang memang sebenarnya setiap hari juga mengantar makanan di tempat itu. Karena sopirnya ganti, padahal pintunya tertutup,” lanjut Pramono.Baca juga: 1 Guru SD Cilincing Alami Patah Kaki akibat Ditabrak Mobil Berstiker BGNAkibat kejadian tersebut, 21 orang mengalami luka-luka.Lima korban dirawat di RSUD Koja, terdiri dari satu guru dan empat siswa, sementara 16 korban lainnya mendapat perawatan di RSUD Cilincing.“Saya tadi sudah melihat lima yang di Koja ini, mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah dari itu,” ungkap Pramono.
(prf/ega)
Pemprov DKI Tanggung Biaya Siswa-Guru SD Cilincing yang Ditabrak Mobil Berstiker BGN
2026-01-11 03:48:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:05
| 2026-01-11 02:35
| 2026-01-11 02:33
| 2026-01-11 02:16










































