Berapa Banyak Lubang di Tubuh Manusia? Ternyata Jumlahnya Berbeda Antara Pria dan Wanita

2026-01-11 03:56:04
Berapa Banyak Lubang di Tubuh Manusia? Ternyata Jumlahnya Berbeda Antara Pria dan Wanita
- Menghitung jumlah lubang di tubuh sendiri terdengar seperti tugas yang sepele. Kita mungkin akan mulai menghitung mulut, lubang hidung, hingga telinga.Namun, di mata para pakar matematika dan ahli topologi, banyak bagian yang kita anggap "lubang" ternyata hanyalah jalan buntu yang tidak masuk dalam hitungan resmi.Baca juga: Apa Tulang Terbesar dan Terkecil di Tubuh Manusia?Ternyata, menentukan apa yang bisa disebut sebagai "lubang" tidak sesederhana yang kita bayangkan.Para ilmuwan menggunakan bidang ilmu bernama topologi untuk menjawab teka-teki ini.Hasilnya? Tubuh kita jauh lebih sederhana daripada keju Swiss, namun lebih kompleks daripada sebuah donat.Bagi seorang ahli topologi, lubang bukanlah sekadar cekungan seperti mulut gua.Dikutip Live Science, Katie Steckles, dosen matematika dari Manchester Metropolitan University, menjelaskan bahwa matematikawan menggunakan istilah lubang untuk merujuk pada sesuatu yang menyerupai lubang pada donat: yaitu lubang yang menembus seluruh bagian suatu bentuk hingga tembus ke sisi lainnya.Senada dengan hal tersebut, komunikator matematika asal Inggris, James Arthur, menjelaskan kepada Live Science bahwa dalam topologi, sebuah 'lubang' adalah lubang tembus, yang berarti Anda bisa memasukkan jari Anda menembus objek tersebut.Berdasarkan definisi ini, pori-pori kulit, lubang telinga (yang buntu karena gendang telinga), hingga saluran kemih tidak dianggap sebagai lubang. Bagian tubuh itu hanyalah "sumur buntu" karena tidak tembus ke bagian tubuh lainnya.Lantas, mana saja bukaan yang saling terhubung di tubuh kita?Jalur utama yang kita miliki adalah saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga anus. Selain itu, ada lubang hidung yang juga terhubung ke tenggorokan.Tak hanya itu, manusia memiliki empat lubang kecil di sudut kelopak mata yang disebut lacrimal puncta.Lubang ini berfungsi mengalirkan air mata ke rongga hidung. Jadi, kita memiliki total delapan bukaan yang saling terhubung di dalam tubuh.Namun, dalam topologi, jumlah lubang tidak sama dengan jumlah bukaan."Ketika lubang-lubang yang menembus suatu bentuk terhubung bersama di dalam, hal itu membuat penghitungan jumlahnya menjadi lebih sulit," tambah Steckles.Analogi sederhananya adalah celana dalam. Celana dalam memiliki tiga bukaan (pinggang dan dua kaki), namun secara topologi ia hanya memiliki dua lubang. Mengikuti logika ini, delapan bukaan yang saling terhubung di tubuh manusia (mulut, anus, dua lubang hidung, dan empat saluran air mata) menghasilkan tujuh lubang di tubuh manusia.Baca juga: Mana Otot Terkuat di Tubuh Manusia? Menariknya, jumlah ini bisa bertambah bagi perempuan. Secara anatomi, saluran reproduksi perempuan (vagina) terhubung ke rahim, lalu ke saluran tuba yang terbuka ke arah rongga perut. Secara teoretis, jika seutas benang mikroskopis dimasukkan, ia bisa menembus hingga ke ujung lainnya.Oleh karena itu, jawaban matematis untuk pertanyaan ini adalah manusia memiliki tujuh atau delapan lubang di tubuh manusia, tergantung jenis kelaminnya.Secara topologi, tubuh kita tidaklah serumit yang terlihat; kita lebih mirip seperti "pakaian terusan" (onesie) yang dirancang sangat teliti untuk seekor gurita. 


(prf/ega)