Kapal Ponton Tabrak Jembatan Mahulu Samarinda, Dinas PUPR: Perusahaan Siap Tanggung Jawab

2026-02-02 17:08:41
Kapal Ponton Tabrak Jembatan Mahulu Samarinda, Dinas PUPR: Perusahaan Siap Tanggung Jawab
SAMARINDA, - Jembatan Mahulu di Kota Samarinda ditabrak kapal ponton bermuatan batu bara pada Selasa pagi sekitar pukul 05.00 Wita.Kerusakan jembatan akibat insiden ini belum bisa dipastikan. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kalimantan Timur akan melakukan pengukuran teknis.Sementara, pihak perusahaan pemilik kapal disebut siap bertanggung jawab.Insiden terjadi saat tongkang M80-1302 yang ditarik tugboat KD2018 milik PT Dharmalancar Sejahtera melintas di bawah jembatan.Dalam pelayaran tersebut, tongkang diduga kehilangan kendali hingga menghantam salah satu pilar penyangga Jembatan Mahulu.Baca juga: Kapal Ponton Bermuatan Batu Bara Tabrak Pilar Jembatan Mahakam Ulu SamarindaAkibat benturan itu, bagian haluan tongkang dilaporkan mengalami kerusakan, sementara struktur pelindung jembatan ikut terdampak.Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kalimantan Timur, Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan kondisi jembatan belum bisa dipastikan aman atau tidak sebelum dilakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh.“Untuk sementara kami masih melihat secara visual. Memang ada kerusakan pada bagian fender atau pelindung di bawah pilar. Namun, secara kasat mata belum terlihat adanya kemiringan atau pergeseran struktur,” ujar Aji saat dikonfirmasi.Menurut Aji, secara visual ditemukan luka pada pilar keenam yang menopang struktur utama jembatan.Selain itu, terdapat pecahan material di bagian bawah pilar akibat benturan.Baca juga: Penambang Timah Laut Tewas, Polisi Selidiki Pemilik Ponton“Secara visual memang ada luka di P6, yang menopang gendang utama dan gendang kemukakan. Ada juga pecahan di bawah pilar. Tapi apakah ada deformasi atau tidak, itu belum bisa dipastikan tanpa alat,” jelasnya.Untuk memastikan kondisi struktur jembatan, PUPR Kaltim akan melakukan pengukuran teknis menggunakan alat khusus pada Rabu .Pengukuran tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi pergeseran antar pilar serta seberapa besar deformasi yang mungkin terjadi.“Besok akan kami lakukan pengecekan dengan alat tembak ukur, dari tiang ke tiang dilihat apakah ada pergeseran. Kalau tidak ada atau pergeserannya tidak signifikan, jembatan bisa dinyatakan aman,” kata Aji.Terkait operasional lalu lintas di Jembatan Mahulu, Aji menyebut belum ada keputusan apakah jembatan dapat dilalui secara normal, termasuk oleh kendaraan bertonase berat, sebelum hasil pemeriksaan teknis keluar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 15:51