79.182 Kopdes Merah Putih Telah Terdaftar Dalam Sistem Coretax

2026-01-12 05:57:51
79.182 Kopdes Merah Putih Telah Terdaftar Dalam Sistem Coretax
JAKARTA, - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sebagian besar koperasi desa dan kelurahan atau Kopdes Merah Putih telah memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) dalam sistem inti administrasi perpajakan (Coretax).Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto mengatakan, sebanyak 79.182 Kopdes Merah Putih telah terdaftar dan memiliki NPWP di Coretax.Data per November 2025 ini telah mencapai 95,6 persen dari jumlah Kopdes Merah Putih yang berbadan hukum sebanyak 82.797 Kopdes Merah Putih.Baca juga: Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan Bansos PKHTangkapan layar Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 di tahun depan akan dilakukan melalui sistem terbaru, yakni Coretax DJP."Yang kami layani dan sudah terdaftar dan memiliki NPWP di Coretax kami. Terdapat 95,6 persen atau dalam angka nominal 79.182 koperasi merah putih berbadan hukum yang sudah terdaftar dan memiliki NPWP di Coretax," ujarnya dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin .Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 81.140 Kopdes Merah Putih pada Juli lalu.Namun dari yang sudah diluncurkan itu, hanya 80.048 Kopdes yang sudah berbadan hukum.Kemudian saat ini jumlahnya bertambah menjadi 82.797 Kopdes Merah Putih.Baca juga: Coretax Hadir, Cara Wajib Pajak Lapor SPT Tahun Pajak 2025 BerubahMenteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut peluncuran koperasi desa dalam jumlah besar ini sebagai tonggak sejarah baru."Kami menyampaikan laporan pelaksana inisiatif besar yang Bapak Presiden gagas dan pimpin, yaitu pembentukan 80.000 Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Alhamdulillah Bapak Presiden, hari ini secara hukum sudah terbentuk sebanyak 80.081 koperasi,” kata Zulkifli saat peresmian. “Alhamdulillah, hari ini Presiden Republik Indonesia membuat sejarah baru bagi perjalanan bangsa Indonesia,” lanjutnya.


(prf/ega)