WONOSOBO, – Angin puting beliung menerjang Dusun Tlogowero, Desa Tlogojati, Wonosobo, Selasa sore.Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu menyebabkan 14 rumah rusak, mulai dari kategori ringan hingga sedang.Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, kejadian diawali dengan cuaca panas yang tiba-tiba berubah drastis.Awan hitam pekat menggantung di langit sebelum akhirnya muncul pusaran angin kencang yang disertai hujan deras.“Angin datang secara mendadak dan berlangsung singkat, namun cukup kuat hingga merusak atap rumah warga,” ujar Sabarno, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Wonosobo, saat dikonfirmasi usai kejadian.Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa di Lumajang, 5 Orang LukaBerdasarkan hasil asesmen lapangan yang dilakukan pada pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat empat rumah mengalami rusak ringan, sedangkan 10 rumah lainnya rusak sedang.Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap yang tersapu angin.Rumah warga yang mengalami rusak ringan masing-masing milik Diharjo, Bunyamin, Mustofa, dan Poni.Sementara rumah dengan kategori rusak sedang di antaranya milik Paryono, Pujiyono, Lepot, Ahmadi, Topo, Amin, Sail, Ariesman, Isro, dan Wahyu Aryanto."Akibat kejadian tersebut, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10.000.000," kata Sabarno.Baca juga: Angin Puting Beliung Rusak 3 Rumah Warga dan Sebabkan 3 Pohon Tumbang di BangkalanBPBD menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini adalah material bangunan, khususnya seng dan paku, untuk perbaikan atap rumah agar dapat kembali dihuni dengan aman.“Prioritas kami adalah memastikan rumah warga bisa segera diperbaiki, terutama bagian atap yang rusak agar tidak membahayakan saat hujan,” jelas Sabarno.Dalam penanganan bencana ini, BPBD Kabupaten Wonosobo berkoordinasi dengan berbagai unsur, antara lain Kecamatan Wonosobo, Koramil, Polsek, Dalmas Polres Wonosobo, PLN, RPB Watumalang, Baznas, hingga Bagana.Sejumlah petugas diterjunkan langsung ke lokasi.Baca juga: Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Pesantren di SumenepBPBD menegaskan bahwa pemantauan dan pelaporan lanjutan akan terus dilakukan secara berkala, seiring dengan potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Wonosobo.“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama saat terjadi perubahan cuaca ekstrem secara tiba-tiba,” katanya.
(prf/ega)
Angin Puting Beliung Terjang Wonosobo, 14 Rumah Rusak
2026-01-12 10:12:36
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:19
| 2026-01-12 09:08
| 2026-01-12 08:38
| 2026-01-12 08:36
| 2026-01-12 08:22










































