Simpanan Giro Tumbuh, Sinyal Sektor Bisnis Bergeliat?

2026-01-12 07:41:57
Simpanan Giro Tumbuh, Sinyal Sektor Bisnis Bergeliat?
BANDUNG, - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, pertumbuhan simpanan giro menjadi sinyal pertumbuhan sektor bisnis di Indonesia.Per November 2025, simpanan giro tumbuh 15,39 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank LPS, Dimas Yuliharto, mengatakan jumlah giro menunjukkan peningkatan paling signifikan dengan 15,39 persen secara tahunan."Kalau giro sudah tinggi, berarti penempatan pada giro itu untuk apa? Untuk usaha, bisnis," kata dia dalam acara Literasi Keuangan dan Berasuransi, Sabtu .Baca juga: LPS Siap Jalankan Program Penjaminan Polis pada 2027Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari pergerakan sisi bisnis yang mulai menambah penempatan giro.Dimas menjelaskan, giro adalah layanan keuangan yang memiliki sifat dapat diambil sewaktu-waktu. Dengan demikian, suku bunga yang ditawarkan relatif lebih kecil.Ketika penempatan pada giro tumbuh signifikan, artinya uang tersebut tidak ditujukan untuk investasi. Sebalikya, uang tersebut justru akan diletakkan di giro karena akan digunakan."Siapa yang menggunakan? Ya pengusaha dong, karena kalau tidak pasti rugi ditaruh di giro dalam jangka waktu lama. Pasti digunakan untuk back up dia punya usaha," ungkap dia.Sedikit informasi, LPS juga menjamin simpanan giro dengan nominal Rp 2 miliar per nasabah, per bank.Baca juga: Menkeu Purbaya Ungkap Tantangan LPS: Kadang Agak Telat Melihat Kondisi Perbankan...Sementara itu, deposito kerap dikaitkan dengan investasi jangka menengah masyarakat dengan periode 2-3 tahun. Umumnya, deposito memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan giro.Data LPS menunjukkan, porsi kontribusi simpanan deposito masih mendominasi dengan 37 persen. Jumlah tersebut disusul oleh tabungan dengan 30,34 persen, dan giro dengan porsi 31,7 persen.


(prf/ega)