- Kabar duka yang mengguncang keluarga Asifa (25) tiba melalui sambungan telepon pada Selasa sore. Tangisan ayah Asifa membuat Suhendi, paman korban, lemas seketika setelah mengetahui keponakannya menjadi korban kebakaran Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.Suhendi mengisahkan momen ketika telepon dari ayah Asifa masuk. Nada suara yang terdengar bukan sapaan, tetapi tangis penuh kesedihan.“Pertama yang terdengar itu hanya tangisan dari ayah Asifa dan bilang sedang dapat musibah,” ujar Suhendi saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Selasa malam.Awalnya, ia mengira salah satu anggota keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas. Namun, setelah menelpon balik, kenyataan pahit itu terungkap.“Begitu saya telepon balik, kecelakaan kebakaran. Saya enggak tahu ada kebakaran di situ,” katanya.Baca juga: Kapolsek Kemayoran Jalani Operasi Usai Terluka Saat Kebakaran Gedung Terra DroneSempat tidak percaya, Suhendi memastikan kabar tersebut dengan mencari informasi secara daring.“Saya carilah di YouTube, di sini, bener. Sudah saya sebar ke keluarga. Ternyata ya, saya langsung ke sini (RS Polri),” ungkapnya.Tanpa pikir panjang, ia langsung berkendara dari Kebayoran Baru menuju RS Polri Kramat Jati.Asifa, kelahiran tahun 2000, adalah salah satu korban tewas dalam kebakaran Gedung Terra Drone.Perempuan berusia 25 tahun itu belum menikah dan baru satu tahun bekerja di perusahaan tersebut setelah lulus kuliah pada 2024.“Awalnya itu kan anak saya, jadi ponakan itu anak. Dia dulu kuliah bantu di perusahaan saya, bantu admin. Sampai dia lulus, saya bilang kalau mau kerja tempat lain, silakan. Lalu dia melamar di sana,” tutur Suhendi.Menurutnya, keponakannya dikenal menguasai administrasi dan sering menangani urusan pajak perusahaan keluarga. Keahlian itulah yang membuat Asifa diterima bekerja di Terra Drone.“Itu orangnya baik, baik sekali. Cuma agak sedikit tomboy,” imbuhnya.Suhendi juga menyebut RS Polri meminta data pembanding untuk pemeriksaan identitas jenazah.“Saya sama kakaknya datang. Sama maminya ada,” ujarnya.Baca juga: Satu-satunya yang Selamat di Lantai 3 Kebakaran Terra Drone, SA Syok Rekannya Tewas
(prf/ega)
Baru Setahun Bekerja, Asifa Jadi Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
2026-01-12 06:45:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:34
| 2026-01-12 07:18
| 2026-01-12 05:32
| 2026-01-12 05:05
| 2026-01-12 05:04










































