PSSI-nya Portugal Ingin Temui FIFA untuk Bahas Kartu Merah Ronaldo, Minta Diskon Hukuman

2026-01-14 16:48:00
PSSI-nya Portugal Ingin Temui FIFA untuk Bahas Kartu Merah Ronaldo, Minta Diskon Hukuman
- Federasi sepak bola Portugal (FPF) mulai menyiapkan langkah resmi ke FIFA untuk mengurangi potensi skorsing bagi Cristiano Ronaldo.Cristiano Ronaldo mendapat kartu merah saat Portugal bertemu Irlandia pada laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Dublin, Jumat malam waktu setempat.Timnas Portugal pulang dengan kekalahan 0-2 dan insiden terbesar terjadi pada menit ke-61 ketika Ronaldo dianggap menyikut Dara O’Shea.Wasit awalnya mengeluarkan kartu kuning sebelum mengubah keputusan menjadi kartu merah setelah meninjau VAR.Hukuman tersebut membuat Ronaldo terancam skorsing hingga tiga pertandingan kompetitif di bawah FIFA.Jika sanksi maksimal dijatuhkan, ia bisa absen pada laga terakhir kualifikasi melawan Armenia serta dua laga awal putaran final Piala Dunia 2026.Baca juga: Hasil Irlandia Vs Portugal 2-0: Kartu Merah Ronaldo dan Brace Parrott Jadi PetakaLaporan A Bola menyebutkan FPF bermaksud mengajukan komplain ke FIFA agar hukuman tidak mencapai tiga pertandingan.Federasi Portugal berharap sanksi hanya satu laga, khususnya saat menghadapi Armenia.Dalam dokumen keberatan yang disiapkan, FPF mengajukan beberapa alasan.Pertama, suasana di Dublin dinilai kurang kondusif karena adanya provokasi dari pendukung tuan rumah.AFP/PAUL FAITH Penyerang timnas Portugal Cristiano Ronaldo menyerahkan ban kapten kepada Bernardo Silva (kiri) sebelum ia meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung pada laga kualifikasi Grup F Piala Dunia 2026 antara Irlandia dan Portugal di Stadion Aviva di Dublin pada 13 November 2025.Baca juga: Roberto Martinez Tuding Pelatih Irlandia soal Kartu Merah RonaldoKedua, komentar pelatih Irlandia Heimir Hallgrimsson sebelum pertandingan dianggap memicu persepsi negatif terhadap Ronaldo. Ketiga, FPF berargumen bahwa sebelum insiden sikutan, Ronaldo lebih dulu ditarik bajunya oleh pemain lawan.Komplain ini direncanakan dikirim dalam waktu dekat. FIFA diperkirakan memberikan keputusan pada akhir November atau awal Desember 2025 setelah rangkaian kualifikasi selesai.Kekalahan dari Irlandia membuat langkah Portugal menuju putaran final Piala Dunia 2026 tertunda.Portugal berada dalam tekanan karena Hongaria dan Irlandia masih membayangi di klasemen Grup F.Baca juga: Momen Cristiano Ronaldo Ejek Fans Irlandia dan Akhirnya Kena KarmaUntuk memastikan tiket otomatis, Portugal wajib menang atas Armenia pada pertandingan terakhir grup yang digelar Minggu waktu setempat.Armenia menjadi lawan yang relatif ringan bagi Portugal. Pada pertemuan pertama, Portugal menang 5-0.Namun ancaman absennya Ronaldo membuat situasi menjadi perhatian FPF karena laga kontra Armenia menjadi penentu kelolosan Selecao das Quinas pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-14 16:32