Operasi Zebra 2025 Digelar, Pengamat Puji Kakorlantas Fokus Edukasi-Penertiban Balap Liar

2026-02-03 01:30:54
Operasi Zebra 2025 Digelar, Pengamat Puji Kakorlantas Fokus Edukasi-Penertiban Balap Liar
Korlantas Polri bakal menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17-30 November 2025 mendapat dukungan publik. Pengamat kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai kebijakan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho sebagai momentum tepat Polri dalam memberikan rasa aman, keselamatan, dan keadilan bagi pengguna jalan, khususnya bagi ojek online (ojol) hingga pejalan kaki yang terdampak langsung.Menurut Nasky, Operasi Zebra 2025 ini juga menjadi langkah Polri merespons hasil analisis keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama tiga bulan terakhir. Salah satu yang disorot ialah aksi balap liar di jalan raya."Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus beserta jajaran Polantas Polri di seluruh Tanah Air yang lebih mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif," ujar Nasky kepada wartawan, Minggu ."Oleh sebab itu, operasi tahunan ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026," tambahnya.Selain itu, Founder Nasky Milenial Center itu menyebut kebijakan Kakorlantas Polri menjadi bentuk nyata dari simbol moral penegakan keadilan dan kemanusiaan di atas segalanya. "Langkah nyata Kakorlantas Polri adalah bukti kepemimpinan Polri yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, kemanusiaan dan rasa keadilan. Ini bukan sekadar menegakkan supremasi hukum, tetapi adalah simbol kemanusiaan, keselamatan, dan keadilan bagi pengguna jalan raya dalam berlalu lintas," katanya.Menurut Nasky, kebijakan Operasi Zebra 2025 yang menggaungkan keselamatan lalu lintas dan perlindungan terhadap pejalan kaki hingga ojek online patut didukung oleh semua elemen bangsa. Di sisi lain, kata Nasky, kebijakan ini juga dapat meningkatkan tren kepercayaan publik ke Polri."Publik berharap dengan adanya Operasi Zebra 2025 jelang Natal dan tahun baru dapat meningkatkan dan mengembalikan tren positif serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Di mana hasil survei Litbang Kompas Oktober 2025 tingkat rasa kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 76,2 persen," katanya.Nasky menilai Operasi Zebra 2025 perlu dilaksanakan dengan turut mengedepankan komunikasi ke publik. Menurutnya, keberhasilan kebijakan itu tak melulu dilihat dari jumlah penindakan tilang, melainkan terciptanya ruang yang aman dan tertib."Operasi Zebra 2025 ini bukan sekadar menghukum semata, tetapi harus dibarengi keberhasilan komunikasi publik atau perbaikan citra positif Polri di mata masyarakat. Tingkat keberhasilan Operasi Zebra itu bukan dari jumlah tilang, tetapi dari peningkatan kepatuhan dan ketertiban masyarakat, serta angka kecelakaan juga menurun. Kita mendorong Korlantas Polri menghadirkan ruang jalan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jalan," kata Nasky.Diketahui, menjelang pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 17-30 November, Kakorlantas Polri menegaskan fokus utama pada peningkatan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya pejalan kaki.Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa perlindungan terhadap kelompok paling rentan ini menjadi bagian penting dari strategi nasional keselamatan lalu lintas. Dia menilai bahwa keselamatan pejalan kaki harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan lalu lintas."Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan," ujar Irjen Agus, Sabtu .Tonton juga video "Kakorlantas Apresiasi Polda Jabar atas Penegakan ETLE yang Naik Signifikan"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 01:44