PYONGYANG, – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi fasilitas pembuatan kapal selam bertenaga nuklir dan mengawasi uji coba peluncuran rudal anti-pesawat “tipe baru”.Kunjungan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan terkait kerja sama militer antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.Dalam kesempatan itu, Kim menyinggung langkah Seoul yang berencana mengembangkan kapal selam nuklir dengan dukungan Washington.Baca juga: Media Korea Utara Tiba-tiba Lupakan Hari Lahir Nenek Kim Jong Un, Ada Apa?Dalam kunjungannya pada Rabu ke proyek kapal selam nuklir, Kim Jong Un mengecam keputusan Korea Selatan untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir bersama Amerika Serikat.Menurut laporan Korean Central News Agency (KCNA), Kim menyebut langkah tersebut sebagai sebuah “ancaman yang harus dihadapi.”Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya memberikan persetujuan kepada Korea Selatan untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir saat kunjungannya ke negara itu pada Oktober lalu.Keputusan tersebut memicu kemarahan Korea Utara yang telah memiliki senjata nuklir.Meski demikian, sejumlah rincian penting terkait rencana tersebut masih belum jelas, termasuk lokasi pembangunan kapal selam itu sendiri.Diketahui, hanya segelintir negara di dunia yang memiliki kapal selam bertenaga nuklir, sementara Amerika Serikat menganggap teknologi tersebut sebagai salah satu rahasia militer paling sensitif dan dijaga ketat.Bulan lalu, dalam pernyataan resmi pertamanya mengenai kesepakatan AS–Korea Selatan, KCNA menyebut program kapal selam nuklir itu sebagai “upaya konfrontasi yang berbahaya”.Media pemerintah Korea Utara juga memperingatkan bahwa langkah tersebut berpotensi memicu “fenomena domino nuklir”.Baca juga: Kim Jong Un Ungkap Tugas Pasukan Korut di Rusia, Derita Sakit 120 HariPada Rabu, Kim Jong Un mengatakan, situasi keamanan saat ini bersifat “negatif” dan membuat percepatan “nuklirisasi kekuatan angkatan laut” menjadi sebuah “tugas mendesak dan pilihan yang tidak terelakkan”, lapor KCNA.Kim juga mendapatkan laporan terkait penelitian yang sedang berlangsung mengenai “senjata rahasia bawah laut jenis baru”.Selain itu, ia “menjelaskan rencana strategis untuk mereorganisasi angkatan laut dan membentuk unit-unit bar,” meski KCNA tidak merinci lebih jauh.KCNA via AP PHOTO Ilustrasi rudal Korea Utara.Dalam laporan terpisah, KCNA menyebut Kim Jong Un turut mengawasi uji coba “rudal anti-pesawat jarak jauh dengan ketinggian super tinggi tipe baru” di atas Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang. Media tersebut melaporkan bahwa uji coba dilakukan pada hari yang sama.“Rudal yang diluncurkan secara akurat menghantam target tiruan pada ketinggian 200 kilometer,” kata KCNA. Jika ketinggian tersebut benar, maka lintasan rudal itu berada di luar angkasa.KCNA juga menyebut, “Rekan Terhormat Kim Jong Un menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan uji tembak tersebut.”Baca juga: Kim Jong Un Murka, Pejabat Malas di Korut Bakal Kena Sikat
(prf/ega)
Awasi Proyek Kapal Selam Nuklir, Kim Jong Un Sentil Korea Selatan
2026-01-12 06:52:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:58
| 2026-01-12 05:42
| 2026-01-12 05:33
| 2026-01-12 05:09










































