Setelah Satu Bulan Mutasi, Viktor Sihombing Resmi Pimpin Polda Babel

2026-02-02 01:22:59
Setelah Satu Bulan Mutasi, Viktor Sihombing Resmi Pimpin Polda Babel
BANGKA, – Irjen Pol Viktor T. Sihombing resmi menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Hendro Pandowo. Serah terima jabatan (sertijab) digelar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu .Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, lebih dari sebulan setelah telegram mutasi diterbitkan.Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung Kombes Fauzan Sukmawansyah mengatakan, sertijab Kapolda Babel dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi Polri lainnya.Baca juga: Profil Irjen Hendro Pandowo, Eks Kapolda Babel yang Pernah Bongkar Mafia Bola“Sekitar pukul 16.30 WIB tadi telah dilaksanakan sertijab Kapolda Babel yang dipimpin Kapolri di Rupattama Mabes Polri,” kata Fauzan Sukmawansyah di Mapolda, Rabu sore.Fauzan menjelaskan, agenda sertijab baru terlaksana karena padatnya kegiatan kenegaraan yang melibatkan Mabes Polri.Setelah sertijab, Viktor T. Sihombing yang sebelumnya menjabat Kadivkum Polri resmi memegang tongkat komando Kapolda Babel. Sementara Hendro Pandowo menempati posisi baru sebagai Pati Bareskrim Polri.Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah perwira tinggi Polri melalui surat telegram nomor ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.Hendro Pandowo, yang dikenal aktif dengan patroli lima waktu, menjabat sebagai Kapolda Bangka Belitung selama satu tahun dua bulan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-02 01:57