Indonesia Jadi Sumber Serangan Siber Terbesar di Dunia, Apa Dampaknya?

2026-01-14 15:01:14
Indonesia Jadi Sumber Serangan Siber Terbesar di Dunia, Apa Dampaknya?
- Perusahaan teknologi Cloudflare merilis laporan ancaman DDoS terbaru berdasarkan pemantauan jaringannya sepanjang kuartal III 2025 (Juli–September).Dalam laporan tersebut, Indonesia kembali disebut sebagai negara asal serangan Distributed Denial of Service (DDoS) terbesar di dunia, posisi yang telah bertahan sejak kuartal III 2024.DDoS merupakan metode serangan siber dengan cara membanjiri server atau layanan digital menggunakan lonjakan trafik dalam jumlah masif hingga sistem lumpuh.Cloudflare mencatat, pada kuartal III 2025 Indonesia menjadi sumber utama serangan DDoS global.Bahkan, dalam lima tahun terakhir sejak kuartal III 2021, jumlah permintaan serangan DDoS berbasis HTTP yang berasal dari Indonesia melonjak hingga 31.900 persen.Selain Indonesia, sejumlah negara Asia lain juga masuk daftar sumber serangan DDoS terbesar dunia pada periode yang sama, di antaranya Thailand, Vietnam, Singapura, Bangladesh, dan India.Lantas, apa dampak predikat Indonesia jadi sumber serangan siber terbesar di dunia?Baca juga: Indonesia Peringkat 1 Sumber Serangan SiberPosisi Indonesia sebagai peringkat pertama sumber serangan siber dunia memantik perhatian internasional.Temuan ini kerap dipandang negatif, tapi di balik itu terselip fakta lain yang mencerminkan masifnya aktivitas digital di Tanah Air.Tingginya jumlah koneksi internet dan perangkat yang terhubung menunjukkan bahwa transformasi digital Indonesia berjalan cepat dan meluas hingga ke level masyarakat.Dari sudut pandang positif, kondisi tersebut menandakan besarnya populasi pengguna internet dan adopsi teknologi digital yang agresif.Skala digitalisasi inilah yang secara statistik ikut mendorong Indonesia berada di posisi teratas sebagai sumber lalu lintas serangan siber global, khususnya serangan distributed denial of service (DDoS).“Kalau mau dilihat dari sisi positifnya, ini menunjukkan pengguna internet Indonesia sangat besar. Kalau tidak masif, tidak mungkin kita menjadi peringkat satu sumber serangan DDoS di dunia,” ujar Alfons Tanujaya kepada Kompas.com, Rabu .Baca juga: Indonesia Peringkat 1 Sumber Serangan SiberFREEPIK/FREEPIK Ilustrasi serangan siber.Di balik sisi positif tersebut, tersimpan persoalan serius terkait lemahnya pengamanan aset digital.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 14:10