SOLO, - Kendaraan dengan status “Matel on” banyak ditawarkan dengan harga lebih rendah. Sepintas lebih menarik karena unit yang ditawarkan lansiran tahun muda.Namun, dibalik daya tarik tersebut menyimpan risiko besar, karena membeli mobil bekas “Matel on” sama saja memberi barang “cacat” karena surat-suratnya tidak lengkap. Hal ini sangat berisiko terlebih lagi barang tersebut curian.Istilah “Matel on” juga merujuk pada kendaraan yang masih berada di bawah pengawasan penagih utang atau debt collector karena kredit macet.Baca juga: Zeekr X Dijual di Showroom Mobil BekasStatus “Matel on” mengindikasikan bahwa kendaraan tersebut masih dalam kredit atau terkait dengan utang, ada kemungkinan besar kendaraan akan ditarik oleh pihak leasing atau debt collector jika pemilik sebelumnya belum menyelesaikan kewajiban finansialnya.Adhi Purnama, Deputi Direktur BCA Finance mengatakan saat membeli kendaraan bekas sebaiknya konsumen memastikan terlebih dahulu kondisi BPKB-nya, apakah ada di tangan penjual atau tidak.“Bila ternyata konsumen terlanjur membeli kendaraan yang statusnya kredit bermasalah, maka sebaiknya berkomunikasi dengan pihak leasing untuk menuntaskan kewajiban pemegang kendaraan sebelumnya,” ucap Adhi kepada , belum lama ini.Baca juga: Jangan Sampai Tertipu, Ini Cara Mudah Cek Mobil Bekas BanjirTunggakan kredit macet ini akan menjadi beban finansial tak terduga, yang tak diketahui nilainya saat membeli unit bekas tersebut.Kendaraan dengan status matel on sering dijual dengan kondisi STNK only atau dokumen tidak lengkap. Hal ini menimbulkan risiko legal seperti tuduhan penadah, kendaraan curian, atau kewajiban yang belum dihapuskan.Azas Tigor Nainggolan, Advokat dan Analis Kebijakan Transportasi mengatakan Unit, mengatakan mobil bekas dengan status “Matel on” berpotensi barang curian lantaran tidak memiliki dokumen lengkap.Baca juga: Musim Hujan, Tetap Cermat Beli Mobil Bekas Tanpa Curiga BerlebihanPMJNews Cara mengurus STNK hilang 2025 sesuai aturan resmi Polri.“Sebaiknya, setiap membeli mobil bekas sekaligus diperiksa ke polisi terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, untuk memastikan unit bukan hasil curian, takutnya nanti unit bisa disita sebagai barang bukti,” ucap Tigor kepada , belum lama ini.Jika kendaraan masih memiliki beban kredit atau fidusia belum dilepas, proses administratif seperti ganti nama, balik BPKB, atau menghapus fidusia dapat terhambat atau bahkan menjadi tidak mungkin.Kendaraan dengan status matel on bisa dikatakan harganya “terjangkau”, tapi jika tiba-tiba diambil kembali atau muncul kewajiban tersembunyi seperti kredit macet, denda, fidusia belum dilepas, bisa jadi kerugian besar.Baca juga: Anti-Ribet, Begini Cara Balik Nama STNK Mobil BekasJadi, membeli kendaraan dengan dokumentasi yang tidak jelas, perlindungan konsumen menjadi lemah secara hukum. Terminologi seperti “matel on” menandakan kondisi yang tidak ideal dari sisi legal dan finansial.
(prf/ega)
Kendaraan dengan Status "Matel On" Dijual Murah, tapi Risikonya Besar
2026-01-11 03:51:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:19
| 2026-01-11 03:28
| 2026-01-11 02:20
| 2026-01-11 01:52
| 2026-01-11 01:38










































