Operasi Zebra Jaya 2025, Polisi Ungkap Maraknya Penggunaan Pelat Diplomatik dan TNI-Polri Palsu

2026-01-12 04:31:16
Operasi Zebra Jaya 2025, Polisi Ungkap Maraknya Penggunaan Pelat Diplomatik dan TNI-Polri Palsu
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas atau Dirlantas Polda Metro Jaya mulai menggelar Operasi Zebra Jaya 2025 selama dua pekan pada 17–30 November 2025. Penyalahgunaan kode Korps Diplomatik (CD) dan pelat TNI-Polri palsu turut jadi sasaran operasi."Banyak ditemukan kendaraan-kendaraan yang menyamarkan ataupun memalsukan penggunaan plat Diplomatik untuk kendaraan-kendaraan umum. Ini juga akan kita sasar, termasuk juga kendaraan ataupun penggunaan plat TNI, Polri yang tidak sesuai dengan ketentuan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Senin .Dia mengatakan, sebanyak 2.939 personel, terdiri dari Satgas Polda, jajaran Polres, serta dukungan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya dikerahkan untuk menyisir jalanan.AdvertisementKomarudin menegaskan, polisi tak lagi menunggu di satu titik, melainkan bergerak aktif mencari pelanggar, terutama di jalur yang kerap jadi langganan aksi pelanggaran lalu lintas."Tidak lagi menggunakan pola razia stasioner, tapi kita lebih menggunakan hunting system. Nanti akan banyak personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan akan menyisir ruas-ruas jalan yang biasanya banyak sekali terjadi pelanggaran di luar dari 127 ruas jalan yang terpantau langsung oleh kamera ETLE," papar dia.Menurut Komarudin, perangkat ETLE mobile ikut dimaksifkan. Kamera ini bisa menangkap pelat depan-belakang, menyasar pengendara yang sengaja mencopot pelat belakang demi lolos dari pengawasan ETLE statis."Ada kecenderungan menghindari tangkapan kamera ETLE. Kalau yang ETLE statis itu hanya bisa melihat, me-capture dari depan, tapi kalau ETLE Mobile ini depan dan belakang bisa di-capture," ucap dia. 


(prf/ega)