Dedi Mulyadi Instruksikan Sawit Dilarang di Jabar, Pergub Disiapkan

2026-02-05 09:28:54
Dedi Mulyadi Instruksikan Sawit Dilarang di Jabar, Pergub Disiapkan
BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Dinas Perkebunan segera menyiapkan aturan larangan budidaya kelapa sawit di wilayahnya.Hal itu dilakukan Dedi Mulyadi menyusul temuan kawasan perbukitan Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon yang dinilai tidak sesuai dengan karakter dan peruntukan lahan di Jawa Barat.Baca juga: Jadi Perhatian Dedi Mulyadi, Kebun Sawit di Bukit Cigobang Cirebon Tak BerizinDedi Mulyadi mengaku telah meminta kepala dinas perkebunan untuk membuat surat edaran atau peraturan gubernur (Pergub) mengenai larangan budidaya sawit di Jawa Barat."Saya sudah meminta kepala dinas perkebunan untuk membuat surat edaran atau Pergub. Larangan budidaya sawit di Jawa Barat sejak sekarang," kata Dedi kepada awak media di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa .Menurut Dedi, budidaya sawit membutuhkan lahan yang sangat luas, sementara kondisi geografis Jawa Barat tidak mendukung.Ia juga menyoroti dampak lingkungan dari kebun sawit yang sudah ada di sejumlah daerah, salah satunya kesulitan warga sekitar mendapatkan air bersih."Karena dulu sudah ada. Iya. Di Sukabumi ada, Subang ada di Subang itu keluhan masyarakat kekurangan air," kata Dedi.Baca juga: Buruh Geruduk Kantor Dedi Mulyadi, Protes Pencoretan UMSK 2026 di Banyak WilayahKompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Penampakan salah satu dari beberapa pohon sawit di Bukit Desa Cigobang Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon Jawa Barat pada Selasa siang.Mantan Bupati Purwakarta itu mengungkapkan bahwa enam bulan lalu pihaknya telah menerima laporan mengenai rencana budidaya sawit di lereng Gunung Ciremai.Namun, rencana tersebut dibatalkan atas permintaan Dedi kepada kepala daerah setempat untuk tidak memberikan izin penanaman sawit.Terkait kebun sawit di Cirebon, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak dapat mengetahui seluruh aktivitas di lapangan tanpa laporan dari pemerintah desa atau daerah."Nah kemudian kalau yang di Cirebon ini saya enggak ada yang lapor. Padahal kalau kepala desanya lapor kan selesai. Kan gubernur enggak mungkin tahu semua hal keliling tiap waktu kan," tuturnya.Dedi menilai persoalan sawit di Cirebon baru disadari setelah masyarakat merasakan dampaknya.Ia menegaskan, kebun sawit yang berada di luar peruntukan harus dihentikan dan dialihkan ke tanaman lain, mengingat Jawa Barat lebih cocok mengembangkan komoditas perkebunan yang sesuai dengan kondisi wilayahnya."Jadi Jawa Barat itu cocok nya teh, karet, kina, kopi,” pungkas Dedi.Sebelumnya diberitakan, keberadaan sejumlah pohon sawit di kawasan perbukitan Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjadi sorotan.Hamparan pohon sawit yang tersebar di luas area sekitar 4 hektar ini diungkap dan menimbulkan keresahan warga sekitar. Pasalnya area yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan hutan kini memperlihatkan deretan tanaman sawit yang tumbuh di atas bukit dan sekitar kawasan lereng.Hipal Surdiniawan, pegiat lingkungan dari Sawala Buana, Kecamatan Pasaleman, mengkritik alih fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit di Desa Cigobang tersebut.Kawasan hutan Cigobang masih memiliki vegetasi yang baik dan berperan penting sebagai kawasan penyangga mata air.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 07:14