Media Spanyol Ramai Beritakan Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo

2026-02-04 14:46:53
Media Spanyol Ramai Beritakan Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo
MADRID, - Media-media Spanyol ramai menyoroti tragedi tenggelamnya kapal wisata di Indonesia yang menewaskan pelatih Valencia B Putri, Fernando Martin, bersama tiga anaknya.Kapal yang ditumpangi keluarga Martin dilaporkan tenggelam pada Jumat malam waktu setempat.Insiden yang terjadi di perairan dekat Pulau Padar, Labuan Bajo, itu mengguncang dunia sepak bola Spanyol dan memicu gelombang duka dari berbagai klub.Baca juga: 4 Turis Spanyol Sekeluarga Hilang di Labuan Bajo Usai Kapal TenggelamDokumen Polres Manggarai Barat Satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM. Putri Sakinah di Selat Padar, Taman Nasional Komoodo, ditemukan nelayan pada Senin pagi. El Pais dalam artikel berjudul “Murio Fernando Martin, tecnico del Valencia, en naufragio en Indonesia; tres hijos desaparecieron con el” melaporkan bahwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 20.30 waktu setempat di selat Pulau Padar, ketika sebuah kapal wisata yang membawa 11 orang tenggelam.Menurut tim pencarian dan penyelamatan Labuan Bajo, empat orang dinyatakan hilang, yakni Fernando Martin Carreras serta tiga anaknya—satu anak dari hubungan sebelumnya dan dua anak dari istrinya saat ini.Dalam laporan itu disebutkan bahwa tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk dua wisatawan asal Spanyol serta lima warga Indonesia yang terdiri dari kapten kapal, tiga awak, dan seorang pemandu wisata.Operasi pencarian masih terus dilakukan terhadap empat korban yang belum ditemukan.El Pais mengutip pernyataan Fathur Rahman, koordinator misi pencarian dan penyelamatan, yang menyatakan bahwa istri Fernando Martin, Andrea Ortuno, serta salah satu putri pasangan tersebut telah dievakuasi.Ia juga menjelaskan bahwa tim SAR menemukan puing-puing kapal dalam radius lima mil laut dari lokasi kecelakaan.Otoritas pelabuhan Labuan Bajo, sebagaimana dikutip El Pais dari kantor berita Antara, mengaitkan tenggelamnya kapal dengan gelombang tinggi hingga tiga meter.Baca juga: Niat Hadiri Acara TK, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam RenangHarian Spanyol 20 Minutos melaporkan dalam artikel berjudul “Conmocion en el Valencia y el futbol espanol por la tragedia de Fernando Martin y tres de sus hijos en Indonesia: ‘Consternados’” bahwa dunia sepak bola Spanyol “berkabung” atas hilangnya Fernando Martin, pelatih tim Valencia B Putri, dan tiga anaknya.Media tersebut menyoroti gelombang pesan belasungkawa yang membanjiri media sosial.Valencia menyatakan pihaknya “sangat terpukul” atas tragedi tersebut. Dalam pernyataannya, klub menyampaikan “seluruh dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan rekan-rekan Valencia, Valencia Putri, serta Akademi Valencia, di saat yang begitu sulit bagi semua pihak.”Real Madrid juga menyampaikan duka cita mendalam. Klub ibu kota Spanyol itu menyampaikan “belasungkawa mendalam atas wafatnya” Fernando Martin dan anak-anaknya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 13:15