Aksi Cepat Bhabinkamtibmas Selamatkan Remaja Terbawa Arus Deras di Koja

2026-02-05 08:42:31
Aksi Cepat Bhabinkamtibmas Selamatkan Remaja Terbawa Arus Deras di Koja
Seorang remaja berinisial AH (14) hampir tenggelam di Kali Sindang atau Kresek, Kelurahan Koja, Jakarta Utara, saat hujan deras. Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Koja pun dengan cepat menyelamatkan remaja itu.Peristiwa itu terjadi pada Selasa sore. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB di sekitar Jalan Cikijang RW 011, saat cuaca dalam kondisi hujan deras.AH yang merupakan pelajar SMP Yapensori Lagoa, terbawa arus deras kali dan sempat timbul-tenggelam. Pada waktu yang sama, Bhabinkamtibmas Rawa Badak Utara Aipda Elly Ependi bersama Aiptu Pardiwiyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Koja, sedang melaksanakan program pemerintah terkait pendistribusian beras Bulog di Pos RW 011 bersama Ketua RW Adit dan perangkatnya.Ketika mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan, kedua polisi tersebut langsung menuju sumber suara. Melihat korban terseret arus, Aipda Elly Ependi tanpa ragu langsung terjun ke dalam kali dan berenang menuju korban.Korban akhirnya berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepian. Setelah itu, AH segera dilarikan ke RS Koja untuk pemeriksaan kondisi kesehatan."Tindakan cepat dan keberanian anggota Bhabinkamtibmas dalam menyelamatkan warga ini merupakan bentuk nyata respons cepat Polri. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga penyelamatan jiwa," ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu .Budi menegaskan Polda Metro Jaya terus mendorong seluruh personel untuk bergerak cepat dalam situasi darurat. Dia juga meminta masyarakat melapor jika mengalami keadaan darurat."Kami kembali mengingatkan masyarakat bahwa layanan darurat Call Center 110 siap 24 jam. Jangan ragu untuk menghubungi 110 jika melihat atau mengalami keadaan darurat. Polri akan hadir secepat mungkin," katanya.Tonton juga video "Mimpi Polisi Berdedikasi Hoegeng Awards Bertemu Kapolri Jadi Nyata"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-05 07:18