Penyebab dan Solusi Krisis Sampah Plastik, Pahami Ancaman Global dan Bagaimana Kita Bisa Berkontribusi

2026-01-16 07:32:07
Penyebab dan Solusi Krisis Sampah Plastik, Pahami Ancaman Global dan Bagaimana Kita Bisa Berkontribusi
Jakarta Krisis sampah plastik telah menjadi salah satu permasalahan lingkungan terbesar yang dihadapi dunia saat ini, mengancam ekosistem dan kesehatan manusia secara global. Setiap tahun, jutaan ton plastik diproduksi dan digunakan di seluruh dunia. Sebagian besar sampah ini berakhir di tempat pembuangan sampah, lautan, dan lingkungan alam lainnya.Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah, terutama sampah plastik. Data dari World Bank menyebutkan bahwa Indonesia adalah penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China, dengan sekitar 3,2 juta ton sampah plastik yang terbuang ke laut setiap tahun. Posisi ini memperparah krisis sampah plastik dan menuntut perhatian serta tindakan serius.Artikel ini akan memberikan pemahaman mendalam tentang penyebab dan solusi krisis sampah plastik dari tingkat individu hingga kebijakan, baik dalam konteks global maupun nasional Indonesia. Jadi simak informasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu .Advertisement


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 05:14