Korban Tanjung Priok: Pantaskah Soeharto Disebut Pahlawan?

2026-01-17 03:31:52
Korban Tanjung Priok: Pantaskah Soeharto Disebut Pahlawan?
JAKARTA, - Aminatun Najariyah, korban Tragedi Tanjung Priok 1984, menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Baginya, peristiwa kelam yang ia alami menjadi bukti bahwa masa pemerintahan Soeharto diwarnai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Dalam tragedi itu, terjadi pembunuhan, penangkapan dan penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, serta penghilangan orang secara paksa. Berdasarkan laporan Komnas HAM, peristiwa Tanjung Priok menimbulkan korban sebanyak 79 orang, terdiri atas 55 orang luka-luka dan 23 orang meninggal dunia. Amanatun menilai, kejahatan kemanusiaan di masa pemerintahan Soeharto membuat presiden yang berkuasa selama lebih dari tiga dekade itu tidak pantas dibalas dengan penghormatan negara.Baca juga: PBNU Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional “Dengan kondisi seperti itu, pantaskah seorang, seorang pemimpin, seorang negarawan, kemudian memperlakukan rakyatnya seperti itu, yang tidak tahu apa-apa?” kata Aminatun dalam diskusi #SoehartoBukanPahlawan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu . “Terus dijadikan pahlawan, tapi semua perbuatannya jelek? Apa bisa masuk akal tidak, kalau dia itu seorang pahlawan?” ucapnya.Aminatun kemudian mengenang saat dirinya ditangkap dan ditahan aparat militer usai peristiwa Tanjung Priok. Ia menyebut penangkapan dilakukan tanpa surat resmi dan disertai kekerasan.“Hanya gara-gara kakak saya itu ditangkap, saya melawan. Waktu itu bukan melawan, tapi membela diri. Ada tidak suratnya? Ada tidak perintahnya penangkapan ini?” ujarnya. Ia menceritakan, dirinya dibawa pada malam hari dan menyaksikan penyiksaan terhadap keluarga serta tahanan lain. Di markas militer, Amanatun mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi dan pelecehan.Baca juga: MUI: Soekarno, Soeharto, Habibie, dan Gus Dur Pemimpin Bangsa yang Layak Jadi Pahlawan “Waktu itu karena saya mau ditelanjangi, saya membalikkan tubuh, melindungi diri, bukan melawan ya, kalau melawan itu salah. Jadi saya melindungi diri saya untuk kuda-kuda. Nah, akhirnya terobek sedikit jilbab saya, dan saya tidak ditelanjangi. Tadinya mau ditelanjangi di hadapan teman-teman laki-laki semuanya,” tuturnya. Kondisi penahanan pun jauh dari layak. Ia bercerita pernah mengalami menstruasi tanpa diberi pakaian atau kasur pengganti. “Sebenarnya saya cerita begini malu, karena ya apa boleh buat, itu kenyataan,” katanya lirih. Hingga kini, Aminatun mengaku belum memperoleh keadilan maupun kompensasi dari negara. Proses hukum terhadap pelaku tragedi, menurutnya, tidak berjalan adil. “Penanganan saya ditahan itu juga tanpa dihakimi, tanpa diadili,” ucapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-17 02:30