JAKARTA, - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) membangun 500 Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratia (MBG) di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Informasi terkait keterlibatan Kadin dalam program MBG itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Taufan Eko Nugroho dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Provinsi Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu . Taufan mengatakan, proyek tersebut menjadi bentuk dukungan Kadin kepada program andalan pemerintah. “Kami sudah jalankan 500 SPPG di daerah 3T. Ini adalah bukti nyata komitmen Kadin dalam mendukung agenda strategis nasional dan memastikan akses gizi untuk masyarakat tertinggal,” kata Taufan sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Sabtu . Baca juga: Gapembi dan Kadin Siapkan Kolaborasi Penyediaan Dapur MBG Ia menyebut, 500 dapur MBG itu dalam satu hari sudah memproduksi 40 juta porsi makanan. Menurutnya, program andalan Presiden Prabowo Subianto itu bisa memperbaiki permasalahan gizi masyarakat dan menekan angka stunting. Sementara, dari sisi bisnis keberadaan 500 dapur MBG itu menjadi bentuk upaya memperkuat ekosistem rantai pasok pangan nasional. Sebab, pelaksanaan program MBG diikuti komoditas pangan seperti, telur, ayam, dan susu. “MBG ini sudah berjalan besar. Bahkan Singapura pun tidak memberikan program sebesar itu untuk seluruh warganya. Indonesia justru memberikan tujuh kali lipat lebih banyak. Dampak positifnya sudah mulai terasa,” tuturnya. Baca juga: Kadin Siap Terjun Dukung PLTS 100 Gigawatt, demi RI Menuju Swasembada Energi Lebih lanjut, Taufan menekankan, Kadin memberikan perhatian besar kepada tiga sektor kemandirian ekonomi nasional yang menyangkut pangan, air, dan energi. Ketiga sektor itu dinilai menjadi komponen penting dalam menghadapi gejolak dunia pada 2026 mendatang. “Ini tiga fondasi penting agar ekonomi nasional tetap kokoh,” tutur Taufan. Pengusaha itu pun menyebut, Kadin berkomitmen memastikan semua pengusaha bisa berperan dalam pembangunan ekonomi nasional. Baca juga: Ini Tugas Paling Penting Menkeu Purbaya Sadewa Menurut Bos Kadin Di luar program MBG, para pengusaha juga terlibat dalam Perbaikan Rumah Tak Layak Huni, percepatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan penyediaan klinik untuk komunitas. Menyadari tantangan pada 2026, Kadin akan mengevaluasi semua program dan menyuapkan inisiatif baru untuk 2026 agar sejalan dengan program pemerintah.
(prf/ega)
Kadin Bangun 500 Dapur MBG di Kawasan 3T
2026-01-11 14:31:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:09
| 2026-01-11 14:52
| 2026-01-11 13:28
| 2026-01-11 13:16
| 2026-01-11 12:40










































