Masyarakat Aceh Besar Kirim Bantuan 170 Ton Logistik untuk Korban Banjir Aceh

2026-01-12 13:24:58
Masyarakat Aceh Besar Kirim Bantuan 170 Ton Logistik untuk Korban Banjir Aceh
BANDA ACEH, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mengirimkan sebanyak 170 ton bantuan hasil sumbangan masyarakat untuk korban terdampak banjir dan longsor di Aceh.Pantauan Kompas.com, bantuan tersebut dikirim melalui via laut dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju ke Pelabuhan Kuala Langsa, menggunakan kapal KLM Sukses Bersama 88 asal Riau.Saat ini sejumlah truk besar berisi bantuan yang sudah dikemas dalam karung tersebut, masih antre di Pelabuhan Ulee Lheue.Bantuan berupa bahan makanan, pakaian, air bersih, beras, hingga makanan ringan itu diturunkan satu persatu dari dalam mobil untuk kemudian dimasukkan ke dalam kapal.Baca juga: Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Bener Meriah Aceh Gunakan Sling LoadKapal ini bakal menempuh perjalanan sekitar 30 jam, selain membawa bantuan logistik, Aceh Besar  juga turut mengirimkan beberapa relawan untuk membantu korban terdampak.Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada masyarakat korban banjir di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Langsa.Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, tampak juga ikut langsung dalam rombongan untuk mengantarkan bantuan.Muharram atau disapa Syech Muharram mengatakan, bantuan dari masyarakatnya itu dikirim via laut karena jalur darat di kawasan Bireuen masih terputus.Baca juga: Pemkab Bener Meriah, Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Hingga 23 Desember 2025Agar bantuan tidak menumpuk, maka satu-satunya cara selain via udara adalah melalui jalur laut."Ada beras, baju, kain sarung, sajadah, pempers bayi, pembalut wanita, sabun, gula, air mineral dan lain-lain. Bantuan ini kita salurkan untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Langsa," katanya pada awak media di Pelabuhan Ulee Lheue, Rabu .Syech Muharram mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi langsung dengan Pemerintah Langsa dan mereka merekomendasikan agar barang bantuan tersebut didrop di Dermaga Kuala Langsa."Bantuan yang kita kirimkan ini mencapa 170 ton. Paling dominan baju layak pakai dan baju baru. Kemudian ada 3000 kain sarung, sajadah, beras lebih kurang ada 30 ton dan air mineral, itu yang mendominasi," ungkapnya.Baca juga: Gerakan Warga Bantu Warga di Aceh, KPA Buka Posko 24 JamSelain itu, ada juga bantuan seperti gula, garam, asam sunti, ikan teri, kepala, hingga makanan ringan untuk anak-anak."Relawan juga ikut serta dalam kapal ini sekitar 30 orang. Karena itu yang direkomendasi oleh pihak kapal," pungkasnya.


(prf/ega)