Rumah Putin Diduga Dibombardir Ukraina, Kyiv Membantah

2026-01-12 07:13:25
Rumah Putin Diduga Dibombardir Ukraina, Kyiv Membantah
MOSKWA, - Rusia menuding Ukraina melancarkan serangan drone ke salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin.Tuduhan tersebut langsung dibantah pemerintah Ukraina, yang menyebutnya sebagai klaim tanpa dasar.Isu ini mencuat saat proses perundingan damai yang dimediasi Amerika Serikat memasuki fase krusial.Baca juga: Trump Murka Rumah Putin Diduga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang TepatMenteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin menuduh Ukraina telah menembakkan puluhan drone ke salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin di wilayah Novgorod.Menurut Lavrov, total terdapat 91 wahana udara tak berawak jarak jauh yang diluncurkan sejak Minggu malam hingga Senin dini hari.Ia mengeklaim seluruh drone tersebut berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Rusia sebelum mencapai sasaran.Namun, Rusia tidak menyertakan bukti visual maupun data teknis untuk mendukung tuduhan tersebut.“Mengingat kemerosotan total rezim kriminal Kyiv, yang telah beralih pada kebijakan terorisme negara, posisi negosiasi Rusia akan dipertimbangkan kembali,” ujar Lavrov.Pemerintah Ukraina dengan tegas membantah tudingan Moskwa terkait dugaan serangan drone tersebut.Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut klaim Rusia sebagai upaya manipulasi politik yang bertujuan merusak proses perdamaian.Ia mengatakan tuduhan itu “sepenuhnya fabrikasi” dan tidak memiliki dasar faktual.Kyiv menilai isu tersebut sengaja diangkat untuk menciptakan ketegangan baru saat pembicaraan damai sedang berlangsung.Baca juga: Zelensky Ingin Putin Segera Pergi, Sebut Rakyat Ukraina Sudah LelahAFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS menyampaikan ketidaksukaannya terhadap dugaan serangan Ukraina ke rumah Vladimir Putin.Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi isu tersebut setelah melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari yang sama.Di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Trump menyampaikan ketidaksukaannya terhadap dugaan serangan tersebut.


(prf/ega)