CILACAP, - Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih berlangsung.Memasuki hari kelima pencarian pada Senin , tim SAR gabungan akan menerapkan teknologi baru dengan penggunaan drone thermal.M Abdullah, SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa pada hari kelima ini, tim SAR gabungan menggunakan lima metode pencarian.Baca juga: Ahmad Luthfi Minta Cilacap Siapkan Lahan 3,5 hektare untuk Relokasi Korban Longsor Cibeunying"Yaitu menggunakan drone thermal, menggerakan anjing pelacak, alkon (pompa air), ekstrikasi modern dan manual, serta menggunakan alat berat," kata Abdullah.Pembagian worksite untuk pencarian masih sama seperti hari sebelumnya, dengan fokus pada empat lokasi: A1 dan A2 di Dusun Cibuyut serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan.Abdullah juga menyampaikan bahwa modifikasi cuaca telah dilakukan oleh BNPB sejak hari sebelumnya, yang berpengaruh pada kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian."Kemarin sore, di sekitar lokasi kejadian tidak turun hujan," ujarnya.Dia berharap cuaca hari ini mendukung upaya pencarian.Baca juga: Beri Bantuan Rp 400 Juta, Ahmad Luthfi Minta Percepatan Relokasi dan Recovery Korban Longsor Cilacap"Hari ini cuaca terpantau cerah, mudah-mudahan bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan," kata Abdullah.Hingga Minggu sore, total korban meninggal yang telah dievakuasi mencapai 13 orang, sementara 10 orang lainnya masih belum ditemukan.Tim SAR terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan semua korban yang terjebak dalam longsor tersebut.
(prf/ega)
Hari Kelima, Drone Thermal Diturunkan untuk Cari 10 Korban Hilang Longsor Cibeunying Cilacap
2026-01-12 06:59:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:59
| 2026-01-12 06:39
| 2026-01-12 05:19
| 2026-01-12 04:43










































