Israel Gempur 2 Kota di Lebanon, 13 Orang Tewas

2026-02-04 02:40:16
Israel Gempur 2 Kota di Lebanon, 13 Orang Tewas
Militer Israel melancarkan serangan terhadap dua kota di Lebanon selatan. Serangan itu dengan dalih menargetkan kelompok militan Hizbullah setelah memperingatkan warga sipil tentang serangan yang akan datang.Dilansir AFP, Rabu , serangan itu menewaskan 13 orang dalam serangan di sebuah kamp pengungsi Palestina di Lebanon selatan. Serangan ini masuk dalam seragnan terburuk sejak gencatan senjata berlaku tahun lalu antara Israel dan Hizbullah.Israel terus melancarkan serangan rutin di Lebanon meskipun gencatan senjata November 2024 telah dicapai, yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan selama lebih dari setahun, termasuk perang terbuka selama dua bulan antara Israel dan kelompok yang didukung Iran tersebut.Militer Israel biasanya menyatakan bahwa mereka menargetkan operasi dan lokasi dari Hizbullah yang didukung Iran, yang dituduh mempersenjatai kembali persenjataan mereka, tetapi juga terkadang menargetkan sekutunya, kelompok militan Palestina, Hamas."IDF (militer) saat ini sedang menyerang beberapa lokasi infrastruktur teror Hizbullah di Lebanon selatan," demikian pernyataan singkatnya.Kantor Berita Nasional (NNA) resmi Lebanon mengatakan dua serangan menghantam kota Deir Kifa dan Shehur.Dalam pesan di X, militer Israel telah mengunggah peta yang mengidentifikasi bangunan-bangunan di kota-kota tersebut dan mendesak evakuasi segera, dengan mengatakan akan menyerang "infrastruktur militer Hizbullah... sebagai tanggapan atas upaya Hizbullah yang dilarang untuk membangun kembali aktivitasnya di wilayah tersebut".Israel kemudian mengeluarkan peringatan untuk dua kota lain di Lebanon selatan.Israel menuduh Hizbullah melakukan aktivitas yang melanggar gencatan senjata, dengan mengatakan bahwa serangan yang sering dilakukannya bertujuan untuk menegakkannya.Lebanon, yang di bawah tekanan berat AS dan kekhawatiran akan perluasan serangan Israel telah mulai melucuti senjata Hizbullah, mengatakan Israel melanggar gencatan senjata dengan serangan-serangannya dan dengan mempertahankan pasukan di lima wilayah di selatan negara itu yang dianggap strategis.Hizbullah telah menolak gagasan untuk menyerahkan senjatanya.Sebelumnya pada hari Rabu, Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan satu orang tewas dan 11 lainnya luka-luka dalam serangan Israel terhadap sebuah kendaraan di Tiri, Lebanon selatan, yang menurut Israel menewaskan seorang anggota Hizbullah.NNA mengatakan pria yang tewas tersebut bekerja untuk pemerintah kota setempat dan mengatakan serangan itu terjadi ketika sebuah "bus universitas yang membawa 26 mahasiswa" melintas, melukai beberapa penumpang di dalamnya.Pada hari Selasa, Israel mengatakan telah menyerang kompleks pelatihan Hamas di kamp pengungsi Palestina Ain al-Helweh, Lebanon selatan, sementara kelompok militan tersebut membantah memiliki instalasi militer di kamp-kamp pengungsi Lebanon dan menyebut klaim Israel sebagai "kebohongan".Pada hari Selasa juga, Lebanon mengatakan dua orang tewas dalam serangan Israel di tempat lain di Lebanon, sementara militer Israel kemudian mengatakan telah menewaskan dua anggota Hizbullah, menuduh mereka sedang membangun kembali kapasitas militer kelompok tersebut dan mengumpulkan informasi intelijen tentang militer Israel.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 01:41