Lapak Baca dan Bedah Buku di Surabaya Himpun Donasi untuk Penyintas Bencana Aceh

2026-01-12 05:53:51
Lapak Baca dan Bedah Buku di Surabaya Himpun Donasi untuk Penyintas Bencana Aceh
SURABAYA, — Acara lapak baca dan bedah buku RESET INDONESIA yang digelar di Pos Bloc Surabaya pada Sabtu kemarin tidak hanya menjadi ruang diskusi publik, tetapi juga berujung pada aksi kemanusiaan.Dalam acara tersebut, panitia kegiatan menghimpun donasi solidaritas yang kemudian disalurkan untuk membantu penyintas bencana di Aceh.Baca juga: Lapak Baca dan Bedah Buku di Surabaya Himpun Donasi untuk Penyintas Bencana AcehKoordinator Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur sekaligus panitia inti acara, Dian Satriawan (23), mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai ruang diskusi publik yang terbuka.Melalui Kegiatan lapak baca dan bedah buku RESET INDONESIA, panitia ingin menghadirkan forum dialog yang mendorong pemikiran kritis sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.Dian juga menjelaskan, Lapak Baca dan Bedah Buku RESET INDONESIA di Surabaya bermula dari ketertarikan panitia terhadap agenda roadshow para penulis Reset Indonesia di Pulau Jawa.Dari situ, Surabaya kemudian didaftarkan sebagai salah satu kota pelaksanaan.“Awalnya DDV belum tercatat sebagai penyelenggara. Namun saya berinisiatif melibatkan DDV karena kami melihat Reset Indonesia sebagai ruang diskusi yang penting untuk mendorong refleksi, pemikiran kritis, dan keterlibatan publik terhadap isu-isu kebangsaan,” kata Dian saat dihubungi Kompas.com pada .Baca juga: Sebulan Pasca-Banjir Aceh Timur: Listrik hingga Gas Jadi SorotanTerkait penggalangan donasi, Dian menegaskan bahwa hal tersebut tidak direncanakan sebagai bagian utama dari acara.Inisiatif muncul di tengah proses persiapan ketika panitia dan peserta melihat kondisi bencana di Sumatera, khususnya Aceh.“Sejak awal penggalangan donasi ini tidak direncanakan sebagai bagian utama acara. Namun di tengah persiapan, kami melihat kondisi bencana di Sumatera yang membutuhkan perhatian bersama. Dari situ muncul inisiatif spontan dari panitia dan peserta,” ujarnya.Donasi yang terkumpul berasal dari berbagai pihak, mulai dari kolaborator acara, peserta yang mendaftar sebelum hari pelaksanaan, hingga perseorangan yang secara sukarela ingin berkontribusi.“Kami melihat ini sebagai bentuk gotong royong bersama, di mana setiap pihak mengambil peran sesuai kemampuannya,” tutur Dian.Baca juga: Gayo Aceh Diguncang 4 Kali Gempa, Warga PanikPenghimpunan dana dilakukan secara sederhana melalui jejaring internal panitia dan kolaborator.Besarnya partisipasi membuat dana yang terkumpul melebihi kebutuhan operasional acara, sehingga terdapat surplus dana yang sejak awal diniatkan untuk bencana Aceh.“Karena respons cukup besar, dana yang terkumpul melebihi kebutuhan operasional. Total donasi yang terhimpun sebesar Rp 6.762.721. Sejak awal juga ada yang berdonasi dengan akad untuk Aceh, sehingga dana tersebut kami salurkan untuk bantuan kemanusiaan,” kata Dian.Penyaluran donasi sudah dilakukan sejak Senin sore dengan cara transfer melalui Dompet Dhuafa.Baca juga: Aceh Utara Butuh Ribuan Relawan KesehatanSementara itu, serah terima donasi secara resmi baru dilakukan oleh perwakilan panitia Reset Indonesia kepada perwakilan Dompet Dhuafa dan diterima oleh tim fundraising Dompet Dhuafa Jawa Timur pada Selasa pukul 10.02 WIB di Kantor Dompet Dhuafa Jawa Timur.Menurut Dian, bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas bencana di Aceh.“Saat ini fokus bantuan adalah bahan pokok pangan. Ke depan, bantuan juga bisa diarahkan pada pemulihan sarana dasar seperti penyediaan air bersih, termasuk kebutuhan tandon atau perpipaan, sesuai hasil asesmen di lapangan,” ujarnya.


(prf/ega)