Alamat Rumah Bocor di Medsos, Laras Faizati Khawatir Keamanan Keluarga

2026-01-12 09:09:52
Alamat Rumah Bocor di Medsos, Laras Faizati Khawatir Keamanan Keluarga
JAKARTA, - Terdakwa kasus penghasutan demo anarkistis pada akhir Agustus, Laras Faizati, mengaku kerap dihantui rasa cemas terkait keamanan keluarganya setelah mengalami doxing.Identitas Laras, mulai dari KTP, nama orang tua, hingga alamat rumah, telah tersebar luas di media sosial.Laras merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut karena awak media kerap mendatangi rumahnya, sehingga pihaknya bahkan melibatkan ketua RT setempat saat wawancara.“Saya juga khawatir akan masa depan saya, akan keamanan keluarga saya dan saya sendiri, karena saya sudah di-doxing, identitas saya di mana-mana,” tutur Laras.Baca juga: Soal Unggahan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati: Spontanitas Kekecewaan dan Kemarahan SajaIa menilai hak asasinya direnggut akibat doxing, termasuk hak untuk hidup tenang sebagai anak muda, berkarya, dan bekerja menghidupi keluarganya.“Saya malah dipidanakan seperti ini, saya merasa hak saya sebagai manusia itu tidak ada karena ini semua. Saya harus kehilangan pekerjaan saya, saya harus kehilangan waktu saya sebagai anak muda, sebagai tulang punggung, harusnya saya bisa berkarya,” ungkap Laras.Laras juga menyatakan ketidakadilan dalam hukuman yang diterimanya, yang menurutnya lebih berat dibandingkan dengan aparat yang dikritiknya.Ia sempat menangis saat menyampaikan kekecewaannya terhadap penegakan hukum di Indonesia.Baca juga: Streamer Resbob Ditangkap di Semarang, Langsung Dibawa ke Polda Jabar“Selama ini saya selalu bangga menjadi warga negara Indonesia, tapi ketika saya buka suara untuk bela sungkawa, untuk marah, untuk boleh mengekspresikan kecewa saya, saya malah ada di sini," tutur Laras sambil terisak."Saya malah mendapatkan hukuman penjara yang lebih lama daripada oknum-oknum yang melindas Affan Kurniawan,” lanjutnya.Selain itu, Laras mengaku merasa bersalah karena keluarganya ikut terbawa dalam kasus yang menimpa dirinya.“Saya merasa juga ingin minta maaf kepada keluarga saya, jadinya juga ikut terseret, ibu saya sudah tua, ibu saya tidak kerja, harus bolak-balik, neokin saya, jemputin saya,” kata dia.Baca juga: Ammar Zoni dkk Dipindahkan dari Nusakambangan ke Lapas CipinangSebelumnya, Laras Faizati didakwa atas penghasutan publik untuk melakukan tindakan anarkistis terkait kematian driver ojol Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis Brimob pada 28 Agustus 2025.Jaksa menilai unggahan Instagram Laras yang menunjukkan gedung Mabes Polri berisi narasi ajakan anarkis, termasuk percobaan pembakaran fasilitas di sekitar Pom Bensin Mabes Polri.Ia ditangkap empat hari kemudian dan didakwa dengan empat pasal, yaitu Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE, Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (2) UU ITE, Pasal 160 KUHP, dan Pasal 161 ayat (1) KUHP.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-12 08:51