Kemendiktisaintek Siapkan Rp 75,9 Miliar Bantu Mahasiswa-Dosen Terdampak Bencana Sumatera

2026-01-12 21:29:57
Kemendiktisaintek Siapkan Rp 75,9 Miliar Bantu Mahasiswa-Dosen Terdampak Bencana Sumatera
JAKARTA, -Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75.986.474.452 untuk membantu biaya hidup mahasiswa dan dosen terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera."Kami juga memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen terdampak bencana alam dengan total anggaran Rp 75.986.474.452," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin , dikutip dari Antara.Fauzan mengatakan pemberian bantuan biaya hidup tersebut merupakan salah satu program dalam menanggulangi dampak bencana, terutama terhadap pendidikan tinggi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.Baca juga: Kemendikti Saintek Akan Bebaskan UKT Mahasiswa Terdampak Bencana SumateraSelain bantuan biaya hidup, Kemendiktisaintek juga menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat tanggap darurat bencana dengan total pendanaan sebesar Rp46.535.820.000. Berikutnya ada pula penggalangan dana dan pengadaan bantuan langsung."Ini kami menggerakkan dari seluruh jajaran PTN, LLDIKTI, dan jajaran Kemendiktisaintek," ujar Wamendiktisainek Fauzan.Dari penggalangan dana dan pengadaan bantuan langsung itu terkumpul bantuan sebesar R p7.071.500.000.Baca juga: TNI Kerahkan 33.150 Prajurit Bantu Korban Bencana Banjir-Longsor SumateraDi samping itu, Kemendiktisaintek mencatat per 6 Desember pukul 21.00 WIB terdapat 60 perguruan tinggi yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera.Enam puluh perguruan tinggi itu terdiri atas 4 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 27 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Aceh, satu PTN dan 13 PTS di Sumatera Utara, serta sembilan PTN dan enam PTS di Sumatera Barat.Fauzan mengatakan, sebagian besar kegiatan belajar dan mengajar di daerah terdampak bencana itu terhenti karena kondisi akses, lokasi, dan sivitas akademika yang terdampak bencana mengungsi.Baca juga: Kampus-kampus Aceh Bergerak, Masak 500 Porsi per Hari untuk Mahasiswa dan WargaDari seluruh PTN dan PTS itu, terdapat 1.306 dosen dan 18.824 mahasiswa yang menjadi korban terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.Ia menyampaikan data umum dari Kemendiktisaintek menunjukkan terdapat sejumlah kerusakan sarana dan prasarana pendidikan yang meliputi fasilitas pembelajaran di kelas, komputer, laptop, bangunan, dan ruangan belajar yang rapuh dan ambruk, listrik dan jaringan internet yang mati dan terputus, akses jalan tertutup, dan kerusakan fasilitas penunjang, seperti laboratorium."Ini adalah kondisi identifikasi yang selama ini kita lakukan dalam skema tahap penanggulangan darurat," ujar Fauzan.


(prf/ega)