Mardiono Dianugerahi Tokoh Penguatan Ekonomi Umat: Mimpi Kecil Ternyata Bermanfaat

2026-01-14 08:13:39
Mardiono Dianugerahi Tokoh Penguatan Ekonomi Umat: Mimpi Kecil Ternyata Bermanfaat
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Utusan Khusus Presiden bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Mardiono, meraih penghargaan detikcom Awards 2025. Mardiono menerima penghargaan sebagai Tokoh Penguatan Ekonomi Umat."Ini apresiasi bagi para pemerhati dan para pejuang ekonomi umat. Tentu ini bukan hanya untuk saya sendiri dan ada di samping saya ini adalah Bapak Haji Embay Mulya Syarief yang sejak tiga dekade yang lalu telah bersama-sama untuk menginisiasi bagaimana terus membuka akses-akses pelayanan terhadap kebutuhan-kebutuhan ekonomi umat," kata Mardiono di The Westin Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).Mardiono dinilai telah melakukan penguatan ekonomi umat dan menjadikan hal itu sebagai fokus utama arah transformasi partai. Mardiono mendorong peningkatan jumlah wirausaha sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi umat.Dia juga menggagas pendirian Bank Syariah Muamalah Banten atau yang saat ini disebut Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Cilegon, Banten. Lembaga keuangan ini beroperasi dengan prinsip syariah."Ini juga sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa bagaimana umat itu diberikan porsi penguatan yang lebih besar terhadap tumbuh kembangnya perekonomian. Karena negara kita negara demokrasi, maka kedaulatan itu ada di tangan rakyat," jelas Mardiono.Mardiono menyebut kerap melihat masyarakat kecil, pelaku UMKM susah untuk mengakses pelayanan pembiayaan. Padahal menurutnya kedaulatan ekonomi harus yang lebih besar berada dalam porsi ekonomi kerakyatan."Berangkat dari pendirian Baitul Maal wa Tamwil dengan koperasi, kemudian dikembangkan menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Mu'amalah. Alhamdulillah telah menghadirkan sebuah manfaat bagi puluhan ribu orang selama 31 tahun lebih," ungkap dia.Mardiono tak menyangka mimpi kecilnya dahulu ternyata bisa menjadi manfaat baik yang membantu orang lain. "Saya juga sampaikan terima kasih kepada Pak Chairul Tanjung dan juga detikcom yang telah memberikan apresiasi berangkat dari mimpi-mimpi kecil itu, tapi ternyata bermanfaat bagi orang banyak," ucap Mardiono.Penghargaan detikcom Awards, lanjut Mardiono, menjadi penguat pihaknya untuk terus berbuat baik. Khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi umat. Sebagai informasi, detikcom Awards 2025 kembali digelar untuk memberikan apresiasi bagi yang berkontribusi nyata untuk Indonesia. Tahun ini, ajang penghargaan mengusung tema 'Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang'.Penghargaan ini ditujukan bagi individu, pelaku usaha, dan unsur pemerintah yang telah menorehkan prestasi serta memberi dampak signifikan bagi bangsa.Awards ini menyoroti karya, tata kelola, dan pencapaian unggul di berbagai bidang. Ajang ini menjadi salah satu cara detikcom untuk menjaga semangat berkarya, berdedikasi, dan bertransformasi dalam 'rumah besar' Indonesia.Berikut nomenklatur penghargaan yang diberikan.•⁠ ⁠Anugerah Inovasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan•⁠ ⁠Anugerah Ekonomi Kerakyatan•⁠ ⁠Anugerah Inklusi Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Digital•⁠ ⁠Anugerah Kontribusi Sosial, Budaya, & Perlindungan Masyarakat•⁠ ⁠Anugerah Lingkungan, Energi, & Ketahanan Pangan•⁠ ⁠Anugerah Pembangunan Politik, Hukum, & Demokrasi•⁠ ⁠Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital•⁠ ⁠Anugerah Kontribusi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat•⁠ ⁠Anugerah Lingkungan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan•⁠ ⁠Anugerah Inovasi Bisnis, Teknologi, dan Layanan Konsumen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-14 06:50