- Dua kubu di Keraton Kasunanan Surakarta kembali memperlihatkan perbedaan dalam peringatan 40 hari wafatnya Sinuhun Pakubuwono XIII.Acara digelar di hari yang berbeda antara kubu Hangabehi pada Rabu dan kubu Purboyo pada Kamis.Penentuan lokasi dan undangan juga tidak seragam di tengah situasi dualisme tahta yang masih berlangsung.Perselisihan ini muncul setelah kedua kubu saling menetapkan diri sebagai Pakubuwono XIV pasca wafatnya PB XIII.Baca juga: Dua Kubu di Keraton Surakarta Gelar Peringatan 40 Hari Wafatnya Pakubuwono XIII Secara TerpisahPakubuwono XIV Hangabehi menjadwalkan peringatan 40 hari pada Rabu .Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA), KPH Eddy Wirabhumi menyebut lokasi pelaksanaan belum diputuskan.“Kalau kita ya biasa. Tempatnya barat kayanya Kamis malam Jumat. Kalau kita Rabu malam Kamis. Kalau mereka yang saya baca edaran ke media di masjid sama Parasdya. Kalau kita saya belum tahu apa di Semorokoto atau Hondrowino,” jelasnya.KPH Eddy mengatakan tidak ada undangan untuk tokoh maupun pejabat.Ia juga menyebut Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan belum memastikan kehadirannya.“Biasa, nggak ada yang khusus. Nggak (tamu yang diundang). Sentono dan abdi dalem. Tanya yang bersangkutan (Gusti Tedjowulan),” ujarnya.Baca juga: Keraton Surakarta Segera Kirim Pemberitahuan Resmi soal Bebadan Baru ke PemerintahDi kubu berbeda, Penghageng Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani memastikan peringatan 40 hari kubu PB XIV Hamengkunegoro digelar Kamis .“Terbuka untuk umum. Monggo masyarakat yang akan mendoakan,” jelasnya.Ia mengingatkan masyarakat yang hadir untuk mematuhi ketentuan berbusana di lingkungan keraton.“Dengan adanya syarat-syarat. Kalau perempuan tidak boleh memakai celana panjang, tidak boleh memakai kaos dan jeans,” terangnya.GKR Panembahan Timoer juga menegaskan tidak mengundang pejabat khusus karena acara ini hanya berfokus pada doa untuk almarhum PB XIII.“Kita tidak butuh validasi. Nanti diplintir lagi nggak datang. Yang penting ini doa untuk Sinuhun. Ini memang upacara doa yang wajib kami adakan untuk Pakubuwono XIII. Pejabat mau datang atau nggak kita nggak memikirkan lagi,” katanya.
(prf/ega)
Beda Jadwal dan Lokasi Peringatan 40 Hari Wafatnya Pakubuwono XIII di Tengah Dualisme Keraton Surakarta
2026-01-12 07:36:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:15
| 2026-01-12 08:11
| 2026-01-12 06:12
| 2026-01-12 05:50










































