PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan

2026-01-14 02:22:55
PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan
JAKARTA, - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memaknai Hari Raya Natal 2025 di tengah suasana dampak banjir Sumatera sebagai momen untuk bangkit menyelamatkan alam."Natal adalah awal karya penyelamatan. Merawat pertiwi dengan menjaga hutan, menjaga sungai dan mata air, serta gerakan penghijauan juga bagian dari karya penyelamatan. Sebab alam raya dan manusia adalah satu kesatuan. Semua harus dalam keseimbangan," jelas Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis ..PDIP mengucapkan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani yang merayakannya.Hasto Kristiyanto mengatakan Natal adalah karya penyelamatan Allah yang dimulai melalui kelahiran Bayi Kristus secara sederhana dan sarat solidaritas sosial."Semangat Natal sangat relevan di tengah situasi bencana alam yang melanda beberapa wilayah Indonesia," ujar Hasto.Baca juga: Gibran Ucapkan Selamat Hari Natal, Ajak Doakan Korban Banjir SumateraHasto mengatakan, Natal tahun ini dirayakan dalam suasana berbeda.Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera serta beberapa wilayah lainnya di Indonesia yang mengakibatkan korban jiwa dan harta benda."Perayaan Natal DPP PDI Perjuangan akan dilakukan di Tapanuli Tengah. Natal itu keberpihakan, termasuk mereka yang sedang susah akibat bencana alam,” kata Hasto.Oleh karena itu, Hasto mengajak merapalkan doa untuk warga Indonesia yang tengah terdampak bencana alam, terutama Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Baca juga: Natal 2025, Uskup Agung Jakarta Ajak Doa Bersama untuk Korban Banjir SumateraHasto mengatakan bencana yang sedang dihadapi ini merupakan ujian yang dapat memperkuat iman dan kesabaran kita."Mari kita jadikan momentum Natal ini untuk berbela rasa, melakukan langkah konkret membantu korban bencana, sambil menggelorakan harapan dengan bergotong royong dan mempercepat rehabilitasi seluruh fasilitas fisik," ucap Hasto.Dia menambahkan, partainya menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP bersama tim medis dan bantuan kemanusiaan yang diturunkan di sejumlah wilayah.Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pun langsung memberikan arahan Baguna menyediakan dapur umum yang bisa dimanfaatkan semua pihak."Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan," kata Hasto mengutip arahan Megawati.Belajar dari bencana alam sepanjang 2025, Hasto mengatakan seluruh pemimpin di tingkat pusat dan daerah kembali menunjukkan kepedulian tinggi serta berkomitmen merawat pertiwi dan kelestarian alam demi kesejahteraan dan kebaikan bersama.Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan kanal donasi di bawah ini:https://kmp.im/BencanaSumatera


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-14 00:44