7 Fakta Terkait Onad Ditangkap Kasus Narkoba, Status jadi Korban hingga Bakal Jalani Rehabilitasi

2026-01-15 09:12:53
7 Fakta Terkait Onad Ditangkap Kasus Narkoba, Status jadi Korban hingga Bakal Jalani Rehabilitasi
Jakarta - Tertangkapnya Onadio Leonardo alias Onad dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba menjadi sorotan publik. Mantan vokalis Killing Me Inside itu diamankan pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan intensif sejak akhir Oktober 2025.Onad ditangkap bersama istrinya di kawasan Rempoa Selatan, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu malam 29 Oktober 2025. Penangkapan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, mengingat Onad dikenal sebagai sosok publik figur yang kerap tampil dengan gaya santai dan terbuka di media sosial.Onad juga dikenal sebagai musisi dan aktor yang belakangan aktif di berbagai proyek hiburan. Namun kini, namanya kembali mencuat bukan karena karya, melainkan karena kasus hukum yang tengah dihadapinya.AdvertisementNamun, istri Onad, Beby Prisillia dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba usai menjalani pemeriksaan urine oleh Polres Metro Jakarta Barat.Beby telah dipulangkan setelah hasil tes urinenya dinyatakan negatif narkoba. Hal ini dikonfirmasi Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan pada Sabtu 1 November 2025.Polisi pun telah menetapkan Onad sebagai korban penyalahgunaan narkoba. Penetapan ini setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara. Sementara satu orang lain yang berinisial KR ditetapkan sebagai tersangka. Dia adalah orang yang memasok narkoba ke Onad."Untuk Status OL sebagai Korban Penyalahguna Narkotika. Sedangkan Untuk KR sebagai tersangka pemasok narkotika kepada OL," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Senin 3 November 2025.Polisi juga memastikan Onad bukan pengedar. Onad sebagai korban penyalahgunaan narkoba. Hal itu disampaikan Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan berdasarkan hasil asesmen Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNP DKI Jakarta."Yang bersangkutan ini murni pemakai, bukan pengedar. Karena itu hasil asesmen menyatakan layak untuk dilakukan rehabilitasi,” kata Wisnu kepada wartawan, Selasa 4 November 2025.Berikut sederet fakta terkait ditangkapnya musisi Onad dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dihimpun Tim News Liputan6.com: 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-15 07:39