Makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Diperingati Setiap 5 November

2026-01-15 05:30:39
Makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Diperingati Setiap 5 November
- Setiap tanggal 5 November, Indonesia memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Momen ini penting diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan sosial. Peringatan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto.Tujuan utama peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pelestarian puspa (tumbuhan) serta satwa (hewan) yang menjadi bagian dari kekayaan alam Indonesia.Mengutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), peringatan HCPSN diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap flora dan fauna nasional yang kini banyak terancam punah.Baca juga: Google Doodle Rayakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 5 NovemberBerdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, disebutkan bahwa tumbuhan dan satwa merupakan sumber daya alam yang tidak ternilai harganya sehingga kelestariannya harus dijaga.Pemerintah Indonesia telah menetapkan 919 jenis tumbuhan dan satwa langka yang dilindungi melalui Peraturan Pemerintah No. 92 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.Dalam Keppres No. 4 Tahun 1993, ditetapkan tiga jenis satwa nasional dan tiga jenis bunga nasional, masing-masing dengan kategori berbeda.Baca juga: Sejarah Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang Diperingati Tiap 5 NovemberPenetapan tersebut menggambarkan keindahan dan keunikan flora-fauna khas Indonesia yang menjadi simbol kekayaan alam nasional.Baca juga: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Ada Peran Presiden SoehartoBerbagai kegiatan edukatif dan konservasi dilakukan setiap tahun oleh pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi lingkungan. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat agar terus menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati Indonesia.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Sejarah Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-15 21:18