Akses Jalan Kalibata Dibuka Usai Bentrokan, Lalu Lintas Masih Macet Parah

2026-01-13 07:11:05
Akses Jalan Kalibata Dibuka Usai Bentrokan, Lalu Lintas Masih Macet Parah
JAKARTA, – Bentrokan antar kelompok terjadi di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis malam .Setelah situasi bentrokan mulai terkendali, polisi kembali membuka akses Jalan Raya Kalibata yang sebelumnya ditutup menuju Jalan Dewi Sartika.Namun, kondisi lalu lintas masih macet parah. Kepadatan terjadi karena penumpukan kendaraan dari arah Pasar Minggu dan Dewi Sartika yang sempat tertahan selama penutupan. Arus kendaraan bergerak sangat lambat saat melintasi titik bentrokan.Baca juga: Polisi Lakukan Penyisiran dan Jaga Lokasi Bentrokan di PancoranPetugas kepolisian masih berjaga di sejumlah titik untuk mengurai kemacetan dan mencegah kerumunan warga yang sempat memadati area tersebut.Adapun bentrokan berlangsung tidak jauh dari lokasi pengeroyokan dua mata elang dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tersendat parah.Kendaraan sempat menumpuk, klakson saling bersahutan, dan situasi makin kacau setelah kelompok yang terlibat bentrok merusak tenda pedagang kaki lima. Akibatnya, polisi sempat menutup akses Jalan Raya Kalibata hingga Jalan Dewi Sartika untuk mencegah eskalasi.Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapangan, kelompok yang bentrok sempat berlarian di tengah jalan dan mengganggu pengendara yang melintas. Mereka bahkan meneriaki sejumlah pengendara sambil terus bergerak tak beraturan.Dua kelompok itu juga sempat saling kejar. Sebuah mobil sedan terlihat melaju kencang menerobos area TKP, seolah hendak mengejar kelompok lainnya.Polisi yang bertugas mengalihkan arus kendaraan dan meminta pengendara memutar balik menuju Gang Al-Mahariy 1, yang dapat tembus ke Jalan Duren Tiga, Pancoran.Baca juga: Bentrok Pecah di Lokasi Mata Elang Tewas di Pancoran, Tenda Pedagang DibakarBintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengamankan lokasi juga mengimbau pengendara memilih jalur alternatif lain.Warga yang penasaran sempat memadati area sekitar bentrokan untuk melihat situasi. Namun, petugas meminta warga menjauh dan membubarkan diri demi keamanan.Sebelumnya, dua pria diduga debt collector atau mata elang dianiaya hingga satu di antaranya tewas di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis .Peristiwa bermula ketika kedua pria tersebut menghentikan seorang pengendara sepeda motor.Melihat hal itu, lima orang dari sebuah mobil yang berada di belakangnya turun untuk membantu pemotor tersebut.


(prf/ega)