116 Personel Gabungan Jaga Perayaan Natal di Gereja Immanuel Gambir

2026-01-15 09:01:52
116 Personel Gabungan Jaga Perayaan Natal di Gereja Immanuel Gambir
JAKARTA, - Sebanyak 116 personel gabungan menjaga jalannya perayaan Natal di GPIB Immanuel Jakarta di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis ."Personel gabungan Polri, TNI, ormas, dan unsur terkait lainnya," tutur Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R Respati saat diwawancarai Kompas.com, Kamis.Berdasarkan pantauan di lokasi, personel gabungan tersebut sudah mulai apel di halaman belakang gereja sekitar pukul 07.10 WIB.Apel itu dihadiri oleh para anggota polisi, TNI, anggota ormas dari Pemuda Pancasila (PP), hingga siswa dan siswi yang mengenakan pakaian pramuka.Baca juga: Menko Polkam, Panglima TNI, hingga Kapolri Cek Gereja Katedral dan ImmanuelSiswa dan siswi tersebut akan membantu kelancaran ibadah Natal di GPIB Immanuel.Mereka akan mengarahkan dan memberikan informasi kepada jemaat yang datang apabila mengalami kebingungan.Setelah melaksanakan apel, para personel gabungan tersebut langsung mengambil posisi masing-masing.Ada yang berjaga di area belakang gereja, depan gereja atau seberang Stasiun Gambir, dan juga area dalam rumah ibadah ini.Baca juga: Melihat Suasana Gereja Katedral Jakarta Jelang Misa Natal Pontifikal 2025...Sejauh ini, ibadah Natal di GPIB Immanuel belum dimulai, namun satu per satu jemaat mulai berdatangan dan memadati area dalam gereja.Ibadah misa pagi pertama yang akan digelar di gereja ini sekitar pukul 09.00 WIB yang akan dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta Pendeta Abraham Ruben Persang dengan mengusung tema 'Allah Memulihkan Kehidupan Seluruh Ciptaan'.Tak hanya disaksikan secara langsung, ibadah di GPIB Immanuel Jakarta ini juga bisa disaksikan secara daring lewat YouTube GPIB Immanuel Jakarta.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-15 07:22