DEPOK, - Polsek Bojonggede menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pria berinisial AN (25) yang dilakukan tiga pelaku berinisial MEO, MFR, dan AS. Rekonstruksi berlangsung di Aula Polsek Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa .Kegiatan rekonstruksi berlangsung sekitar 90 menit dengan total 21 adegan. Adegan dimulai saat korban tiba di rumah kontrakan salah satu tersangka yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah menjelaskan, rekonstruksi tidak dilakukan di TKP karena dikhawatirkan mengganggu proses gelar perkara.Baca juga: Diduga Dianiaya, Pria di Bojonggede Ditemukan Tewas Terlilit Kawat“Mengantisipasi di wilayah karena khawatir ada banyak kerawanan nanti warga ramai,” ucap Abdullah di lokasi, Selasa.Pantauan Kompas.com di lokasi, penganiayaan terhadap korban mulai terjadi pada adegan ke-10. Saat itu, tersangka kedua, MFR, mengambil gelas kaca dan memecahkannya di kepala korban.Selanjutnya, MFR mengambil pisau dari dapur dan menusuk kepala korban beberapa kali. Tersangka MEO juga menusuk dada korban sekali menggunakan pisau yang sama.Pada adegan ke-13, MFR kembali menggunakan gitar listrik untuk memukul kepala korban.“Kedua kan pake pisau, ditusuk kepalanya. Lalu ketiga pakai gitar listrik itu memar,” ungkap Abdullah.Puncak peristiwa terjadi saat korban dililit kawat bendrat, yang digunakan pelaku untuk menyeretnya.Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Pembunuh Pria yang Ditemukan Tewas Terlilit Kawat di BogorSebelumnya, seorang pria berinisial AN (25) tewas dianiaya oleh tiga pelaku berinisial MEO, MFR, dan AS di sebuah kontrakan daerah Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu .Insiden penganiayaan terjadi setelah korban menemui pelaku berinisial MEO yang dikenalnya lewat grup obrolan Facebook.“Mereka chatting di grup Facebook dan bersepakat untuk bertemu bersama-sama atau nongkrong di rumah salah satu tersangka, yang juga menjadi TKP pembunuhan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka dalam jumpa pers, Rabu .Pada Minggu , korban menuju kontrakan yang ternyata milik salah satu tersangka lainnya atau masih teman MEO.Korban dan ketiga tersangka mengobrol di kontrakan mulai pukul 22.00 WIB sebelum akhirnya MEO hendak meminjam uang ke korban untuk persalinan pacarnya.“Tersangka MEO meminjam uang Rp 4 juta kepada korban dengan alasan untuk persalinan ataupun biaya persalinan pacarnya,” ujarnya.Baca juga: 3 Pelaku Konsumsi Obat Terlarang Saat Aniaya Pria di Bojonggede hingga TewasPermintaan itu tak dipenuhi oleh korban dan membuat pelaku tersinggung dan menimbulkan cekcok sampai korban sempat berusaha melarikan diri.Setelahnya, korban mengalami penganiayaan bersimbah darah dan berujung tewas.
(prf/ega)
Rekonstruksi Pembunuhan Pria di Bojonggede, Korban Dianiaya Berkali-kali di Kepala
2026-01-12 04:56:27
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:29
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 02:47










































