KJRI Penang Dorong QRIS Jadi Standar Pembayaran Transaksi WNI di Malaysia

2026-01-13 06:30:23
KJRI Penang Dorong QRIS Jadi Standar Pembayaran Transaksi WNI di Malaysia
PENANG, - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran bagi warga negara Indonesia (WNI) yang bertransaksi di Malaysia. Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Penang Wanton Saragih mengatakan, dorongan penggunaan QRIS bertujuan memberikan kemudahan dan keamanan transaksi bagi WNI, khususnya yang berkunjung di Penang, Kedah, dan Perlis, yang menjadi wilayah kerja KJRI Penang. "Kita harus memanfaatkan QRIS. Ini untuk memudahkan warga kita yang melakukan transaksi pembayaran di sini. Jadi lebih hemat, lebih mudah, lebih secure (aman)," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Penang, Malaysia beberapa waktu lalu, ditulis pada Senin .Baca juga: Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Pakai QRIS di Luar Negeri Lebih Murah dan Praktis/YOHANA ARTHA ULY Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Penang Wanton Saragih dalam acara 'Promosi Destinasi Wisata Indonesia dan Promosi Pemanfaatan kerja sama QR Cross Border Payment' di Penang, Rabu .Selain lebih aman karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, pembayaran menggunakan QRIS juga lebih murah ketimbang menggunakan kartu debit/kredit, ataupun melakukan penukaran uang di money changer. Menurut data Bank Indonesia (BI), rata-rata kurs transaksi menggunakan QRIS di Malaysia pada tahun ini tercatat sebesar Rp 3.880.Sementara itu, kurs transaksi dengan kartu debit/kredit sebesar Rp 3.930, dan kurs jual di money changer mencapai Rp 3.990. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Malaysia untuk memanfaatkan QRIS, terutama saat berada di Penang yang menjadi salah satu destinasi favorit WNI, baik untuk keperluan pariwisata maupun layanan kesehatan.Baca juga: BCA Perluas QRIS Tap, Akses Transportasi Publik Kian Praktis "Biaya konversi money changer itu besar. Kalau QRIS, fee-nya kecil dan sudah dipatok (oleh BI). Jadi lebih murah, lebih aman, dan tidak perlu bawa uang fisik," ucap Wanton. Penggunaan QRIS di Malaysia didukung adanya kerja sama QR Cross Border Payment Indonesia-Malaysia sejak Mei 2023.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

| 2026-01-13 04:55